Probolinggo, Lensaupdate.com - Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kabupaten Probolinggo mulai mematangkan sejumlah program edukasi untuk memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini hingga akhir 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus dan pleno DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo di ruang pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/9/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto dan diikuti pengurus DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo serta DP Ranting PP PAUD Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Selain membahas agenda organisasi, pertemuan ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan kepengurusan baru PP PAUD Kabupaten Probolinggo periode 2026-2029.
Ketua DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan, rapat tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan program yang telah dirancang dapat segera dijalankan hingga tingkat kecamatan.
“Hari ini PP PAUD Kabupaten Probolinggo mengadakan rapat pengurus dan pleno yang kami jadikan satu. Selain membahas program-program yang akan dilaksanakan pada sisa tahun 2026, setelah ini kami juga harus menyosialisasikannya kepada Ketua PP PAUD di kecamatan,” ujarnya.
Menurut Rita Erik, PP PAUD memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas lembaga pendidikan anak usia dini. Penguatan tersebut tidak hanya menyangkut proses pembelajaran, tetapi juga wawasan, tata kelola dan manajemen lembaga.
“Tugas PP PAUD salah satunya adalah memberikan penambahan wawasan, ilmu, tata kelola dan manajemen TK dan PAUD,” jelasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, PP PAUD Kabupaten Probolinggo menyiapkan sejumlah agenda yang menyasar guru, pengelola lembaga hingga orang tua.
Salah satu program yang dipersiapkan adalah talkshow parenting. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi orang tua untuk mendapatkan pemahaman mengenai pola pendampingan anak yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembangnya.
Selain parenting, PP PAUD juga menyiapkan pembahasan mengenai pola pembelajaran anak TK. Program tersebut diarahkan untuk memberikan tambahan wawasan kepada pendidik agar mampu menciptakan pembelajaran yang lebih baik dan sesuai karakteristik anak usia dini.
“Program lain yang akan disosialisasikan adalah wajib belajar 13 tahun. Pemahaman mengenai kebijakan pendidikan tersebut penting agar orang tua dan masyarakat mengetahui posisi pendidikan anak usia dini dalam perjalanan pendidikan anak,” tegasnya.
Program berikutnya berkaitan dengan masa transisi anak dari TK menuju SD. Menurutnya, masa peralihan tersebut perlu mendapatkan perhatian agar anak dapat beradaptasi dengan lingkungan pendidikan berikutnya secara lebih baik.
“Ada talkshow tentang parenting antara orang tua dan murid, pola pembelajaran yang lebih baik untuk anak-anak TK, sosialisasi wajib belajar 13 tahun serta talkshow tentang masa transisi dari TK ke SD,” urainya.
Rangkaian kegiatan tersebut direncanakan berlangsung mulai September hingga November 2026. Fokusnya diarahkan pada penguatan pembelajaran dan parenting sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh pendidik maupun orang tua.
Rita Erik menilai pendidikan anak usia dini merupakan tahapan penting karena menjadi fondasi sebelum anak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“PAUD dan TK ini adalah fondasi bagi anak-anak untuk bisa lebih berkembang di masa yang akan datang. Karena itu, edukasi kepada guru-guru TK dan PAUD tentang pembelajaran dan parenting sangat penting,” tambahnya.
Di tingkat kecamatan, pengurus PP PAUD diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif. Mereka didorong aktif membangun koordinasi dengan IGTKI, Himpaudi, lembaga pendidikan PP PAUD serta Bunda PAUD kecamatan.
Pengurus kecamatan juga diharapkan mampu memberikan motivasi, melakukan evaluasi dan membangun komunikasi dengan lembaga PAUD maupun TK di wilayah masing-masing.
“Kami berharap para Ketua PP PAUD kecamatan ikut memberikan semangat dan evaluasi terhadap TK dan PAUD yang ada di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Dengan program yang menyasar pendidik dan orang tua tersebut, DPC PP PAUD Kabupaten Probolinggo berharap kualitas pendampingan dan pembelajaran anak usia dini semakin kuat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun fondasi pendidikan anak yang lebih baik sejak usia dini. (mel/fas)
Baca Juga :
