PMR MAN 2 Probolinggo Cetak Relawan Muda Peduli Sesama


Pajarakan, Lensaupdate.com – Semangat kepedulian dan kemanusiaan ditanamkan kepada anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) MAN 2 Probolinggo melalui serangkaian kegiatan pembinaan dan pelantikan. Kegiatan yang berlangsung Jumat-Sabtu (4-5/9/2026) tersebut menjadi langkah awal bagi siswa untuk menjalankan peran sebagai relawan muda.

Pelantikan anggota baru PMR MAN 2 Probolinggo digelar dengan rangkaian kegiatan yang memadukan pembekalan, penguatan karakter hingga aktivitas kebersamaan. Kegiatan dipusatkan di MAN 2 Probolinggo Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan kemudian dilanjutkan dengan outbond di Pantai Duta Desa Randutatah Kecamatan Paiton.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Probolinggo Hasanah bersama Pembina PMR Nur Ummi Kulsum dan sejumlah pengurus PMR.

Sejak awal kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar kepalangmerahan. Narasumber dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo memberikan materi tentang kesiapsiagaan bencana dan donor darah.

Pembekalan tersebut menjadi kesempatan bagi anggota baru untuk mengenal lebih jauh nilai-nilai kemanusiaan sekaligus memahami pentingnya kesiapan dalam membantu orang lain.

Tidak hanya menerima materi, para peserta juga diajak mengikuti kegiatan yang membangun kekompakan dan keberanian. Pentas seni dan api unggun digelar pada Jumat malam untuk menciptakan suasana kebersamaan antarpeserta.

Memasuki Sabtu dini hari, prosesi pelantikan anggota baru berlangsung mulai pukul 01.00 hingga 04.30 WIB. Setelah itu, peserta melaksanakan salat Subuh, dilanjutkan dengan clear up dan senam bersama.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan aktivitas outbond di Pantai Duta. Melalui permainan dan aktivitas kelompok, siswa dilatih membangun kerja sama, komunikasi dan rasa tanggung jawab.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Probolinggo Hasanah mengatakan kegiatan tersebut harus dimanfaatkan siswa sebagai proses belajar di luar pembelajaran kelas.

“Selamat mengikuti kegiatan. Ikuti kegiatan dengan serius dan sungguh-sungguh, manfaatkan waktu dengan baik,” pesannya.

Ia menegaskan, setelah resmi menjadi anggota PMR, para siswa memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi dan madrasah. Mereka juga didorong untuk mengembangkan kemampuan serta membangun karakter disiplin.

“Setelah kalian dilantik nanti, maka kalian harus belajar berorganisasi dengan baik, menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, militan, asah dan kembangkan semua potensi yang dimiliki, sehingga mampu mengharumkan nama baik organisasi dan madrasah,” lanjutnya.

Sementara Pembina PMR MAN 2 Probolinggo Nur Ummi Kulsum mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, pengukuhan tersebut justru menjadi awal bagi siswa untuk menjalankan tanggung jawab sebagai relawan muda.

“Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang kalian emban sebagai relawan muda. Menjadi bagian dari PMR berarti kalian siap menanamkan semangat kemanusiaan, kepedulian dan kedisiplinan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

Ummi berharap anggota baru mampu menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi anggota PMR, kata dia, bukan hanya tentang mengikuti kegiatan organisasi, tetapi juga membangun kepedulian dan kesiapan untuk membantu sesama.

“Jadilah teladan yang baik, siap siaga dalam membantu sesama serta amalkan selalu Tribakti PMR dan tujuh prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Ia juga mendorong para anggota baru untuk tetap aktif dan terus meningkatkan kemampuan. Konsistensi mengikuti kegiatan PMR diharapkan dapat membentuk siswa yang memiliki kepedulian sosial sekaligus kemampuan bekerja dalam tim.

“Saya berharap kalian bisa terus aktif, belajar dengan giat dan membawa nama baik organisasi dengan penuh kebanggaan,” tegasnya.

Pelantikan anggota baru PMR MAN 2 Probolinggo akhirnya tidak sekadar menjadi agenda pengukuhan organisasi siswa. Kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai kemanusiaan, kedisiplinan, tanggung jawab dan kesiapsiagaan kepada generasi muda.

Dengan bekal tersebut, anggota PMR diharapkan mampu menjadi relawan muda yang peka terhadap lingkungan, siap membantu sesama dan mampu memberikan kontribusi positif bagi madrasah maupun masyarakat. (nab/zid)

Baca Juga :