Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menerapkan konsep SAE Sosial dengan menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat melalui nonton bareng (nobar) final FIFA ASEAN Cup 2026 di Alun-alun Kraksaan, Senin (5/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana masyarakat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand. Pemkab Probolinggo menjadikannya sebagai ruang untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan warga secara langsung.
Ribuan masyarakat dari Kecamatan Kraksaan dan sekitarnya memadati Alun-alun Kraksaan. Mereka berkumpul dalam satu ruang publik untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia sekaligus menikmati suasana kebersamaan.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan nobar tersebut merupakan bagian dari kebijakan Bupati Probolinggo dalam mewujudkan SAE Sosial.
“Ini lahir dari kebijakan Bapak Bupati Probolinggo untuk mewujudkan SAE Sosial. Pemerintah daerah ingin hadir berada di tengah-tengah masyarakat, memperkuat rasa kebangsaan dengan kegiatan nobar,” katanya.
Menurut Anang, kehadiran pemerintah dalam kehidupan masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui pembangunan fisik. Interaksi sosial dan terciptanya ruang kebersamaan juga menjadi bagian dari upaya membangun daerah.
“Membangun bukan hanya bicara fisik, namun membangun rasa dan membangun kebersamaan adalah bagian untuk wujudkan Probolinggo SAE,” tegasnya.
Konsep tersebut terlihat dari pilihan ruang publik sebagai lokasi kegiatan. Alun-alun Kraksaan menjadi tempat masyarakat berkumpul dan berinteraksi dalam suasana yang lebih informal.
Bagi pemerintah daerah, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati sebuah momentum secara bersama-sama. Dukungan terhadap Timnas Indonesia menjadi pengikat warga dalam kegiatan tersebut.
“Dukungan terhadap Timnas Indonesia menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebangsaan. Masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul, memberikan dukungan yang sama dan merayakan pertandingan sebagai sebuah momentum bersama,” terangnya.
Suasana kebersamaan juga diperkuat dengan hiburan, kuis berhadiah dan doorprize yang disiapkan selama kegiatan. Masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga berinteraksi dalam ruang publik yang disediakan pemerintah.
Sejumlah pejabat Pemkab Probolinggo hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, Kepala Diskominfo Hudan Syarifuddin, Inspektur Imron Rosyadi, Kepala DP3AP2KB A’at Kardono dan Kepala Disnaker Saniwar. Hadir pula perwakilan Forkopimda serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Momentum kebersamaan semakin kuat ketika pertandingan berakhir dengan kemenangan Indonesia melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.
Sorak-sorai warga pun pecah di Alun-alun Kraksaan. Kemenangan Timnas menjadi penutup kegiatan yang sejak awal diarahkan sebagai ruang berkumpul dan membangun kebersamaan masyarakat.
Anang menegaskan bahwa pendekatan sosial menjadi bagian dari pembangunan daerah. Pemerintah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga perlu membangun hubungan dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui nobar tersebut, SAE Sosial diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat di ruang publik. Kebersamaan warga dalam mendukung Timnas Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan sekaligus menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. (nab/zid)
Baca Juga :
