Kraksaan, Lensaupdate.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus memperkuat pembinaan warga binaan melalui penguatan kedisiplinan dan tanggung jawab. Upaya tersebut dilakukan melalui pengarahan langsung kepada warga binaan, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan dipimpin Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho dan didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) M. Aziz Yulianto. Seluruh warga binaan mengikuti pengarahan dengan tertib.
Dalam arahannya, Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho menekankan bahwa kepatuhan terhadap tata tertib merupakan bagian penting dari proses pembinaan sekaligus menjadi fondasi dalam menjaga keamanan lingkungan Rutan.
Ia meminta warga binaan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban. Masa pembinaan, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Saya berharap seluruh warga binaan dapat mengikuti aturan yang berlaku, menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Manfaatkan waktu selama berada di Rutan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Galih mengatakan, komunikasi langsung antara petugas dengan warga binaan juga memiliki peran penting dalam proses pembinaan. Melalui pengarahan tersebut, warga binaan dapat memahami kembali hakikat tanggung jawab mereka selama berada di lingkungan pemasyarakatan.
Selain kedisiplinan, warga binaan juga diingatkan untuk menjaga hubungan yang baik dengan sesama serta menghormati petugas. Sikap saling menghargai dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan Rutan yang lebih tertib dan kondusif.
Sementara Ka. KPR Kraksaan M. Aziz Yulianto mengajak seluruh warga binaan bersama-sama menjaga keamanan. Ia meminta setiap aturan yang berlaku dipatuhi dan seluruh arahan petugas dilaksanakan dengan baik.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Patuhi tata tertib, ikuti arahan petugas dan hindari segala bentuk pelanggaran. Dengan saling menjaga dan menghormati, suasana Rutan akan tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Menurutnya, kedisiplinan bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan sikap bertanggung jawab. Karena itu, warga binaan diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut selama menjalani masa pembinaan.
Pengarahan berlangsung dalam suasana aman dan tertib. Rutan Kraksaan berharap penguatan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendukung proses pembinaan sekaligus membantu warga binaan mempersiapkan diri sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Melalui pembinaan yang konsisten, warga binaan diharapkan tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk memperbaiki perilaku, meningkatkan tanggung jawab dan membangun kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan selesai. (nab/zid)
Baca Juga :
