Krejengan, Lensaupdate.com - Upaya membangun generasi sehat di Kabupaten Probolinggo mulai diarahkan sejak masa remaja. Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat edukasi kesehatan melalui program Remaja Sehat Mandiri Berkualitas (Maha Emas) di Pendopo Kecamatan Krejengan, Sabtu (15/8/2026).
Program tersebut menyasar pengurus TP PKK Kecamatan Krejengan dan TP PKK desa se-Kecamatan Krejengan. Edukasi tidak hanya membahas kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental, reproduksi, pola hidup sehat hingga kesiapan remaja memasuki fase kehidupan dewasa.
Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah mengatakan perhatian terhadap kesehatan remaja merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang.
Menurutnya, pembentukan kebiasaan hidup sehat tidak seharusnya baru dilakukan ketika seseorang memasuki masa kehamilan. Persiapan kesehatan perlu dimulai sejak remaja agar calon ibu maupun calon ayah memiliki pengetahuan dan kondisi kesehatan yang lebih baik.
“Kesehatan remaja merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Melalui Maha Emas, kita ingin membangun kemandirian remaja dalam berperilaku sehat sejak dini,” ujarnya.
Sri Rusminah menjelaskan, kesehatan remaja memiliki keterkaitan dengan upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Berbagai risiko kesehatan pada masa dewasa dapat dicegah lebih awal melalui edukasi dan pendampingan yang tepat sejak usia remaja.
Karena itu, informasi mengenai kesehatan reproduksi menjadi salah satu aspek penting. Remaja perlu memahami kondisi tubuh, menjaga kebersihan diri, mengenali risiko kesehatan, serta mengetahui pentingnya mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
Selain kesehatan reproduksi, perhatian juga diberikan terhadap kondisi psikologis remaja. Masa remaja merupakan periode ketika seseorang mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang cukup besar. Dukungan keluarga dan lingkungan diperlukan agar proses tersebut berlangsung secara sehat.
“Remaja harus tumbuh sehat secara fisik maupun mental. Mereka perlu mendapatkan lingkungan yang mendukung agar dapat berkembang sesuai kemampuan, minat dan bakatnya,” tegasnya.
Menurutnya, keluarga memiliki posisi penting dalam membentuk perilaku sehat anak. Orang tua diharapkan mampu memberikan pengasuhan, pendidikan, perlindungan, serta mengarahkan remaja untuk memanfaatkan layanan kesehatan ketika membutuhkan pendampingan.
Edukasi kepada keluarga juga mencakup pentingnya memahami usia ideal kehamilan, pemeriksaan kesehatan, pengaturan jarak kelahiran, pendampingan calon pengantin, serta pencegahan perkawinan usia dini.
Program Maha Emas Kabupaten Probolinggo juga diarahkan untuk mengenali remaja yang memiliki faktor risiko kesehatan sehingga dapat memperoleh pendampingan sesuai kebutuhannya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mencegah persoalan kesehatan berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Sri Rusminah menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah dan kader PKK. Remaja sendiri harus dilibatkan sebagai pihak yang aktif menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatannya.
“Kita tidak hanya berbicara tentang kesehatan ibu hamil. Kesehatan calon pengantin dan remaja juga harus diperhatikan karena semuanya merupakan bagian dari mata rantai pencegahan kematian ibu dan bayi,” katanya.
Melalui penguatan edukasi tersebut, TP PKK Kabupaten Probolinggo berharap keluarga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja. Generasi yang sehat secara fisik dan mental diharapkan tumbuh menjadi pribadi mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. (nab/zid)
Baca Juga :
