IGTKI-PGRI Kecamatan Kraksaan Tanamkan Nasionalisme Lewat Lomba Mewarnai Tas Canvas Mamamia


Kraksaan, Lensaupdate.com - Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kecamatan Kraksaan mengajak anak usia dini mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan kreatif dan edukatif.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Lomba Mewarnai Tas Canvas Mamamia yang digelar di Rest Area Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan diikuti ratusan anak bersama ibu dari berbagai TK di wilayah Kecamatan Kraksaan.

Sejak perlombaan dimulai, suasana berlangsung meriah. Anak-anak terlihat antusias menuangkan kreativitas melalui warna pada tas canvas yang telah disiapkan panitia. Para ibu turut mendampingi sekaligus berkolaborasi bersama anak dalam menyelesaikan karya.

Dalam perlombaan tersebut, dewan juri yang terdiri dari Sri Ayu dan Wulandoko melakukan penilaian berdasarkan sejumlah kriteria. Aspek yang dinilai meliputi keserasian dan komposisi warna, kreativitas dan keindahan, kesesuaian warna, kebersihan serta kehalusan hasil karya.

Kerja sama antara ibu dan anak juga menjadi bagian penting dalam penilaian. Dengan demikian, peserta tidak hanya dituntut menghasilkan karya menarik, tetapi juga menunjukkan kekompakan selama mengikuti perlombaan.

Setelah seluruh peserta menyelesaikan karya, dewan juri melakukan penilaian dan menentukan para pemenang. Juara pertama diraih Atika Fitria Tsabita dari TK Namira, juara kedua Ilmira dari TK Namira dan juara ketiga Reisha AS dari TK ABA.

Sementara itu, juara harapan pertama diraih Hasna Sabira W dari TK ABA, harapan kedua Takia Tasnim Al Harowy dari TKN Pembina 2 Kraksaan, dan harapan ketiga Auliya Zahira Abidah dari TK Kusuma.

Seluruh peserta mendapatkan trofi keikutsertaan. Sementara para juara mendapatkan piala serta bingkisan untuk peserta dan mamanya. Penyerahan hadiah dilakukan oleh dewan juri bersama Ketua IGTKI-PGRI Kecamatan Kraksaan Anita Supristiwaningsih dan pengurus.


Ketua IGTKI-PGRI Kecamatan Kraksaan Anita Supristiwaningsih mengatakan lomba tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, kegiatan itu menjadi sarana pendidikan karakter melalui aktivitas yang menyenangkan.

“Melalui lomba ini kami ingin menanamkan semangat kemerdekaan sejak dini. Menumbuhkan kolaborasi ibu dan anak, melatih anak-anak belajar berekspresi, bersosialisasi, bermasyarakat dan menjunjung sportivitas,” ujarnya.

Anita menjelaskan kegiatan mewarnai memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan kreativitas. Kehadiran orang tua, khususnya ibu, juga memberikan pengalaman bagi anak untuk belajar bekerja sama dan membangun kebersamaan.

“Keterlibatan ibu juga memberikan pengalaman tersendiri bagi anak dalam membangun kerja sama dan kebersamaan,” jelasnya.

Anita mengapresiasi antusiasme seluruh peserta, guru dan orang tua yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Semangat dan kreativitas mamamia luar biasa. Terima kasih kepada semua peserta, guru dan orang tua yang sudah berpartisipasi,” terangnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak, terutama dalam mengembangkan kreativitas, kemampuan sosial, sportivitas dan rasa percaya diri.

“Semoga melalui kegiatan ini lahir generasi penerus bangsa yang kreatif, ceria dan cinta Indonesia,” harapnya.

Menurut Anita, momentum kemerdekaan dapat menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini. Nilai nasionalisme tidak harus selalu disampaikan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dapat ditanamkan melalui kegiatan kreatif yang melibatkan anak dan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat nasionalisme, sportivitas, kreativitas dan kebersamaan dapat tumbuh sejak anak-anak berada di lingkungan pendidikan usia dini,” pungkasnya. (nab/zid)

Baca Juga :