Sukapura, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengajak wisatawan yang datang ke Gunung Bromo untuk tidak berhenti hanya di satu destinasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tengah mendorong konsep wisata 3B yang menghubungkan Bromo, Bentar dan Bermi sebagai bagian dari pengembangan pariwisata daerah.
Gagasan tersebut disampaikan Bupati Haris saat menghadiri Kick Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Wilayah Jawa 2026 dan SunQris – Sunset Bromo Journey With QRIS 2026 di Amphitheater Seruni Point Bromo Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, Jum'at (28/8/2026).
Menurut Bupati Haris, Kabupaten Probolinggo memiliki kekuatan wisata yang beragam. Tidak hanya mengandalkan panorama alam Gunung Bromo, pemerintah daerah juga ingin memperkenalkan destinasi dengan karakter berbeda kepada wisatawan.
“Kami Kabupaten Probolinggo ini punya konsep nature, culture and sport tourism terkait dengan pariwisata dan kami punya konsep yang namanya 3B, di sini ada Bromo, Bentar, Bermi,” ujarnya.
Bromo menjadi salah satu kekuatan utama karena menawarkan bentang alam yang menarik. Dari Seruni Point, wisatawan dapat menikmati pemandangan lima gunung dalam satu kawasan, yakni Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Batok, Gunung Kursi dan Gunung Widodaren.
Namun bagi Bupati Haris, kekuatan Bromo tidak hanya terletak pada keindahan alam. Budaya masyarakat Tengger menjadi bagian penting yang membuat kawasan tersebut memiliki karakter tersendiri.
“Bromo ini tumbuh tidak hanya indahnya. Kelebihan Bromo dengan desa tercinta ini adalah ada culture, ada kultur masyarakat Tengger, budayanya sangat kuat. Apa arti dari sebuah keindahan kalau tidak ada budaya,” tegasnya.
Bupati Haris juga menyinggung Karhutla yang sempat terjadi di kawasan Bromo. Ia berharap kondisi alam kembali pulih dan kawasan tersebut semakin menarik bagi wisatawan.
“Kami cukup prihatin kemarin sempat ada karhutla di Bromo. Tetapi seperti halnya kehidupan, ada pagi ada malam, senang ada susah. Setelah kebakaran biasanya nanti Insya Allah di bulan November-Desember Bromo ini akan cantik-cantiknya,” terangnya.
Di sisi lain, Bupati Haris ingin kunjungan wisatawan ke Kabupaten Probolinggo memberikan dampak lebih luas dengan memperpanjang lama perjalanan mereka. Karena itu, wisatawan yang datang ke Bromo diajak mengenal destinasi lain.
“Saya mengajak wisatawan untuk tidak berhenti di Bromo. Saya ingin wisatawan memperpanjang perjalanan dengan mengunjungi destinasi lain yang memiliki karakter berbeda,” katanya.
Bentar menjadi representasi potensi wisata bahari, sedangkan Bermi disebut sebagai bagian dari kekayaan destinasi yang dimiliki Kabupaten Probolinggo.
“Semoga ke depan nanti tidak hanya ke Bromo, tapi kami persilahkan tempat-tempat kami, tempat keindahan yang lain di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.
Momentum pengembangan wisata tersebut turut dikaitkan dengan transformasi transaksi digital melalui QRIS. Kick Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Wilayah Jawa 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan pembayaran digital.
Sementara Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ridzky Prihadi Tjahyanto mengatakan transaksi QRIS di wilayah Jawa telah mencapai sekitar 45 juta transaksi. Sementara target transaksi QRIS secara nasional mencapai 75 juta transaksi. “Kami punya target seluruh nasional itu 75 juta transaksi,” ungkapnya.
Menurut Ridzky, QRIS memberikan kemudahan dalam transaksi karena pembayaran dapat dilakukan secara cepat, mudah, murah dan andal. Penggunaan QRIS juga dinilai berkaitan dengan upaya melestarikan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
"Kegiatan tersebut melibatkan 14 tim dari 14 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Pulau Jawa. Pemilihan Bromo sebagai lokasi kegiatan menjadi bagian dari upaya menggabungkan promosi transaksi digital dengan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif," jelasnya.
Dengan konsep 3B, Pemerintah Kabupaten Probolinggo ingin memperluas pilihan wisatawan setelah menikmati Bromo. Bromo, Bentar dan Bermi diharapkan dapat menjadi rangkaian perjalanan yang memperkenalkan lebih banyak potensi daerah kepada wisatawan. (put/zid)
Baca Juga :
