Atlet Muaythai Kabupaten Probolinggo Borong Sembilan Medali Kejurnas


Probolinggo, Lensaupdate.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Muaythai Kabupaten Probolinggo. Tampil pada Indonesia Muaythai Championship 2026, para atlet Pengurus Kabupaten (Pengkab) Muaythai Kabupaten Probolinggo berhasil memborong sembilan medali, terdiri dari tujuh emas dan dua perak.

Kejuaraan tingkat nasional tersebut berlangsung pada 4–9 Agustus 2026 di GOR Bang Yan/Abdul Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat. Capaian tersebut menjadi bukti semakin berkembangnya pembinaan olahraga Muaythai di Kabupaten Probolinggo sekaligus membuka peluang bagi para atlet untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.

Ketua Pengkab Muaythai Kabupaten Probolinggo Deby Abdul Gani menyampaikan rasa syukur atas pencapaian para atlet dalam kejuaraan nasional tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan sembilan medali di ajang kejuaraan nasional. Harapan kami prestasi anak-anak makin meningkat, tak hanya di tingkat nasional tapi sampai internasional,” ujarnya.

Tujuh medali emas masing-masing disumbangkan Anindya Ayu Purwa Artanti pada kategori U18 kelas 42 kilogram putri, Al Raysa Bintang Indratmadja pada kategori U14 kelas 58 kilogram putra, Muhammad Kim Azka pada kategori U14 kelas 52 kilogram, Muhammad Ken Asyraf pada kategori U12 kelas 46 kilogram dan Muhammad Nur Rafif pada kategori Elite kelas 45 kilogram.

Sementara dua emas lainnya diraih melalui nomor Muay Boran Elite. Medali emas tersebut masing-masing dipersembahkan pasangan Najla Nur Salsabila dan Reni Renita, serta Dimas Lukito Wardhana dan Aldento.

Selain tujuh emas, atlet Kabupaten Probolinggo juga berhasil membawa pulang dua medali perak. Keduanya diraih Andri pada kategori U18 kelas 57 kilogram dan Reni Renita pada kategori U24 kelas 43 kilogram.

Capaian tersebut semakin istimewa karena sejumlah atlet yang tampil dalam kejuaraan tersebut mendapatkan kesempatan masuk dalam program Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur.

Menurut Deby, kesempatan tersebut menjadi peluang penting bagi atlet Kabupaten Probolinggo untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman latihan dan pertandingan pada level yang lebih tinggi.

“Walaupun waktu kurang setahun, kami akan maksimalkan pembinaan agar terpantau oleh Jawa Timur,” katanya.

Pengkab Muaythai Kabupaten Probolinggo selanjutnya tidak ingin berhenti pada pencapaian tingkat nasional. Pembinaan atlet akan terus diperkuat sebagai persiapan menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk rencana kejuaraan internasional di Porto tahun depan.

Waktu persiapan yang relatif singkat menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, konsistensi latihan dan pembinaan secara maksimal menjadi perhatian utama agar para atlet mampu menjaga performa sekaligus meningkatkan kualitas bertanding.

Deby berharap prestasi pada Indonesia Muaythai Championship 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berkembang dan tidak cepat berpuas diri.

“Upaya ini untuk menjaga kesinambungan prestasi atlet Kabupaten Probolinggo di tingkat Jawa Timur, nasional hingga internasional,” tambahnya.

Sembilan medali yang berhasil dibawa pulang dari kejuaraan nasional tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan Muaythai di Kabupaten Probolinggo. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, dukungan pelatih dan pengurus serta kesempatan bertanding yang semakin luas, para atlet diharapkan mampu terus mengukir prestasi dan membawa nama Kabupaten Probolinggo hingga ke tingkat internasional. (mel/fas)

Baca Juga :