ASN Kabupaten Probolinggo Diminta Jadi Teladan dan Terbuka Publikasikan Kinerja


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya disiplin dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat serta terbuka dalam menyampaikan kinerja pemerintahan kepada publik.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin saat memberikan arahan dalam apel pagi bersama di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Senin (10/8/2026).

Menurut Hudan, kedisiplinan merupakan bagian penting dari tanggung jawab seorang ASN. Kehadiran dalam apel menjadi salah satu bentuk sederhana untuk menunjukkan komitmen aparatur terhadap tugas dan kewajibannya.

Hudan menekankan bahwa ASN harus mampu memberikan contoh, baik di lingkungan pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Keteladanan tidak harus dimulai dari hal besar. Kedisiplinan dalam menjalankan tugas sehari-hari menjadi salah satu bentuk nyata yang dapat dilihat oleh masyarakat.

“Kita harus menjadi contoh, dimulai dari diri kita sendiri. Apel adalah kinerja pertama. Kalau kita masih sehat, silakan hadir. Jangan sampai hanya disimulasikan apel, tetapi orangnya tidak hadir,” katanya.

Ia juga mengajak ASN untuk menjaga semangat kebersamaan, terutama dalam menyambut rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat kemerdekaan kata Hudan, tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan yang berlangsung di lingkungan pemerintahan. ASN juga diharapkan aktif mengambil bagian dalam kegiatan masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kita harus menjadi contoh di keluarga, di lingkungan tetangga, RT, RW maupun kampung. Silakan ikut kegiatan dan lomba-lomba yang ada. Ini bagian dari kebersamaan dan bagaimana kita menjadi contoh di masyarakat,” terangnya.

Hudan juga meminta ASN ikut menyemarakkan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan, termasuk karnaval yang digelar masyarakat.

ASN yang tidak menjadi peserta, menurutnya, tetap dapat menunjukkan dukungan dengan hadir menyaksikan kegiatan dan memberikan semangat kepada rekan maupun masyarakat yang berpartisipasi.

“Kalau tidak ikut sebagai peserta karnaval, tetap hadir memberikan dukungan. Jangan sampai teman-teman yang tampil merasa sendirian. Ini adalah contoh kebersamaan yang ditunggu masyarakat dari ASN,” jelasnya.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan ASN bukan hanya sebagai aparatur yang menjalankan tugas administratif pemerintahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang diharapkan hadir dan berkontribusi dalam kehidupan sosial.

Selain persoalan kedisiplinan, Hudan menyoroti pentingnya keterbukaan informasi mengenai program dan kinerja pemerintah daerah.

Ia meminta seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo lebih aktif memanfaatkan portal resmi dan media sosial untuk menyampaikan berbagai kegiatan, target, progres hingga capaian pembangunan kepada masyarakat.

Menurutnya, pekerjaan pemerintah yang tidak dikomunikasikan dengan baik berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Kita capek bekerja setiap hari, tetapi kalau tidak dilihat masyarakat, masyarakat bisa menganggap kita tidak bekerja. Karena itu, silakan portal dan media sosial Perangkat Daerah diisi dengan kegiatan, target, progres maupun capaian yang sudah dilakukan,” tegasnya.

Publikasi tersebut kata Hudan, bukan sekadar untuk menunjukkan aktivitas perangkat daerah. Informasi yang disampaikan secara terbuka juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Setiap program, capaian, penghargaan maupun perkembangan pekerjaan di masing-masing Perangkat Daerah perlu dikomunikasikan secara baik kepada publik,” lanjutnya.

Untuk mendukung keterbukaan informasi tersebut, Hudan menilai setiap Perangkat Daerah perlu memiliki sumber daya manusia yang mampu menjalankan fungsi kehumasan.

Personel yang memiliki kemampuan komunikasi publik dibutuhkan untuk mengelola informasi kegiatan pemerintahan, menyajikan data secara tepat serta memberikan respons terhadap pertanyaan masyarakat maupun media.

“Kalau ada perangkat humas di setiap Perangkat Daerah, semua kegiatan bisa di-update dengan baik. Ketika ada pertanyaan dari masyarakat mengenai kinerja kita, kita juga bisa menjawabnya dengan baik dan berdasarkan data,” ungkapnya.

Penguatan fungsi kehumasan juga dinilai dapat membuat informasi pemerintahan lebih mudah diterima masyarakat. Program yang telah dilaksanakan, capaian yang diperoleh maupun progres pekerjaan dapat disampaikan melalui kanal komunikasi resmi masing-masing perangkat daerah.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima informasi ketika suatu program telah selesai, tetapi juga dapat mengetahui proses dan perkembangan pelaksanaannya.

Hudan berharap semangat tersebut dapat diterapkan oleh seluruh ASN Kabupaten Probolinggo, baik ketika berada di lingkungan kantor maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

"Kedisiplinan, keteladanan, kebersamaan dan keterbukaan informasi diharapkan terus diperkuat sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai pekerjaan pemerintah sekaligus memperoleh pelayanan yang semakin baik," pungkasnya. (nab/zid)

Baca Juga :