Kraksaan, Lensaupdate.com - Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo menuntaskan tahap paparan dan evaluasi terhadap 10 nomine di masing-masing kategori Anugerah Inovasi Daerah (INODA) Tahun 2026 pada 27 hingga 29 April 2026.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian inovasi unggulan yang berasal dari perangkat daerah, pelajar hingga masyarakat umum di Kabupaten Probolinggo.

Anugerah INODA Tahun 2026 menghadirkan empat kategori meliputi inovasi bidang pendidikan, kesehatan, tata kelola dan pelayanan pemerintahan serta inovasi masyarakat dan pelajar.

Kepala Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Daerah Alfiatul Khoiriyah mengatakan seluruh nomine telah mempresentasikan inovasi terbaiknya di hadapan tim penilai sesuai kategori masing-masing.

“Proses paparan dan evaluasi dilakukan secara objektif untuk melihat kualitas inovasi, kebermanfaatan program serta potensi pengembangan inovasi ke depan. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk menggali lebih dalam substansi inovasi yang diusulkan peserta,” ujarnya.

Menurut Alfi, tahapan paparan dan evaluasi tidak hanya menilai ide inovasi, tetapi juga implementasi program serta dampak yang diberikan kepada masyarakat.

Selanjutnya, proses penilaian akan dilanjutkan melalui tahapan kunjungan lapang oleh tim penilai yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 6 Mei 2026. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan inovasi yang dipaparkan benar-benar diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

“Kunjungan lapang dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi inovasi yang telah dipresentasikan peserta,” jelasnya.

Melalui Anugerah INODA 2026, Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo berharap lahir berbagai inovasi unggulan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami inovasi-inovasi yang muncul dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (nab/zid)