14 Anak Jalani Operasi Bibir Sumbing di RS Rizani Paiton


Paiton, Lensaupdate.com - Sebanyak 14 anak mendapatkan kesempatan menjalani operasi bibir sumbing melalui kegiatan bakti sosial kesehatan di Rumah Sakit (RS) Rizani Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Minggu (16/8/2026). Program bertajuk “Senyum Merdeka” tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini menjadi hasil kolaborasi RS Rizani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, PT Paiton Energy, Yayasan Cleft Lip and Palate (CLP) Surabaya serta sejumlah pihak lainnya. Selain memberikan tindakan medis, program tersebut diarahkan untuk membantu anak-anak memperoleh kesempatan hidup yang lebih percaya diri.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris hadir meninjau langsung pelaksanaan operasi. Keduanya juga melihat kondisi anak-anak yang telah menjalani tindakan medis dan berbincang dengan orang tua mengenai perkembangan kesehatan mereka.

Bupati Haris mengapresiasi dukungan para donatur, tenaga kesehatan serta berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kekuatan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dengan kegiatan ini. Terima kasih kepada para donatur dan teman-teman tenaga kesehatan yang sudah berpartisipasi,” katanya.

Ia menilai manfaat operasi tidak berhenti pada aspek kesehatan. Bagi anak-anak yang menjalani tindakan tersebut, layanan medis juga dapat menjadi bagian dari proses membangun kembali kepercayaan diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menurut Gus Haris, kerja sama pelayanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo tidak hanya mencakup operasi bibir sumbing. Sejumlah program kesehatan lain juga telah dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelayanan operasi mata dan penanganan penyakit tertentu.

“Program di Kabupaten Probolinggo bukan hanya operasi bibir sumbing gratis, tetapi juga ada operasi mata, penanganan gagal ginjal dan berbagai program kesehatan lainnya. Kami sangat berterima kasih atas sinergi yang sudah terjalin,” ujarnya.

Direktur RS Rizani dr. Mirrah Samiyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan. Ia menyebut RS Rizani telah dipercaya menjadi salah satu tempat pelaksanaan program sosial tersebut.

Menurutnya, kegiatan operasi bibir sumbing yang dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak telah memberikan manfaat kepada lebih dari 50 anak hingga saat ini.

“Terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder yang turut berperan penting untuk mengembalikan senyum anak-anak kita melalui kegiatan ini. Berkat dukungan bersama, kembali ada senyum merdeka untuk anak-anak kita,” ujar Mirrah.

President Director PT Paiton Energy Fazil Erwin Alfitri mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda sosial yang kembali dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI. Tahun ini, sebanyak 14 anak mendapatkan tindakan operasi.

“Tahun ini kami bersama stakeholder terkait kembali mewujudkan Senyum Merdeka bagi anak-anak kita yang memiliki keterbatasan fisik. Ini adalah wujud nyata pengabdian kami,” katanya.

Fazil berharap operasi tersebut menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk menjalani masa depan dengan kepercayaan diri yang lebih baik. Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan orang tua selama masa pemulihan.

Menurutnya, kasih sayang, pendampingan, dan perhatian keluarga menjadi bagian penting agar anak dapat tumbuh secara optimal setelah menjalani tindakan medis.

Selain operasi bibir sumbing, rangkaian kegiatan di RS Rizani juga ditandai dengan peresmian gedung CT Scan baru. Fasilitas tersebut diharapkan menambah kemampuan rumah sakit dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Dari sisi medis, dr. Lanordia menjelaskan bahwa bibir sumbing dapat berkaitan dengan sejumlah faktor, termasuk faktor genetik. Kondisi lingkungan, paparan zat tertentu, status gizi, kebersihan, dan faktor lainnya juga dapat berpengaruh terhadap terjadinya kondisi tersebut.

Kegiatan operasi bibir sumbing Probolinggo ini turut dihadiri Owner PT Rizani Utama H. Juma’adi, Ketua Yayasan CLP Surabaya dr. Lobredia Zarasade, President Director PT POMI Sugiyanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo serta sejumlah pihak terkait.

Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak anak dan keluarga memperoleh akses layanan kesehatan yang dibutuhkan. Bagi 14 anak penerima manfaat tahun ini, tindakan medis tersebut diharapkan menjadi awal baru untuk tumbuh, belajar dan menatap masa depan dengan lebih percaya diri. (ren/zid)

Baca Juga :