Kraksaan, Lensaupdate.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan melalui kegiatan tausiyah dan motivasi keagamaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan, Rabu (3/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan materi bertema “Urgensi Niat dalam Beramal” yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keikhlasan, introspeksi diri dan semangat untuk memperbaiki kehidupan ke arah yang lebih baik.
Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo Yasin mengatakan pihaknya mengapresiasi suasana pembinaan keagamaan yang telah berkembang di lingkungan Rutan Kraksaan. Menurutnya, berbagai aktivitas religius yang dijalankan menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter dan memperkuat keimanan warga binaan.
“Alhamdulillah, MUI kembali diberi kesempatan untuk berperan dalam pembinaan mental spiritual bagi warga binaan Rutan Kraksaan. Kami melihat suasana yang sangat baik, bahkan hampir seperti sebuah pondok pesantren. Ada kegiatan hadrah, pengurus masjid dan berbagai aktivitas keagamaan yang menunjukkan semangat pembinaan yang luar biasa,” katanya.
Menurut Yasin, pembinaan spiritual tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian ilmu agama, tetapi juga menjadi media untuk membangun kesadaran diri dan motivasi agar warga binaan mampu bangkit dari masa lalu serta menata masa depan yang lebih baik.
“Melalui pembinaan ini kami ingin memberikan semangat, motivasi dan penyadaran bahwa setiap manusia bisa saja melakukan kesalahan. Yang terpenting adalah bagaimana seseorang mampu menyadari kesalahannya, memperbaiki diri dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” jelasnya.
Lebih lanjut Yasin berharap warga binaan dapat memanfaatkan masa pembinaan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak dan membangun kesiapan mental sebelum kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap para warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal keimanan, akhlak dan motivasi hidup yang lebih baik. Sehingga ketika kembali ke masyarakat nanti mereka dapat diterima dengan baik, mampu memperbaiki diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tegasnya.
Yasin menambahkan, MUI Kabupaten Probolinggo akan terus bersinergi dengan Rutan Kraksaan dalam menghadirkan program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan guna mendukung proses rehabilitasi sosial dan pembentukan karakter warga binaan.
“Ini adalah bagian dari pengabdian MUI kepada masyarakat. Kami ingin terus bersinergi dengan Rutan Kraksaan dalam memberikan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, sehingga proses pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan hasil yang positif,” pungkasnya. (nab/zid)
