Leces, Lensaupdate.com - Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah diwujudkan UPT Puskesmas Jorongan dengan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (30/5/2026). Sebanyak tujuh ekor kambing dikurbankan dan dagingnya didistribusikan kepada kelompok masyarakat rentan di wilayah kerja Puskesmas Jorongan.
Proses penyembelihan hewan kurban dimulai sejak pagi hari dan melibatkan seluruh keluarga besar Puskesmas Jorongan. Setelah proses pemotongan dan pengemasan selesai, daging kurban dibagikan kepada ibu hamil, balita dengan masalah gizi serta lanjut usia peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Kepala UPT Puskesmas Jorongan Arif Eko Trilianto mengatakan momentum Idul Adha menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui momentum Idul Adha ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan. Daging kurban yang dibagikan kami prioritaskan kepada ibu hamil, balita dengan masalah gizi dan lansia yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan asupan protein hewani serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.
Menurut Arif, pemberian daging kurban kepada kelompok rentan memiliki manfaat ganda, yakni membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memberikan perhatian dan dukungan moral kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, kegiatan kurban juga menjadi sarana mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam berbagai program pelayanan kesehatan.
“Idul Adha selalu membawa satu pengingat yang sunyi tetapi kuat, bahwa tidak semua yang berharga harus kita genggam. Selamat berkurban, semoga setiap ketulusan yang ditanam di hari ini menjadi jalan pulang menuju hati yang lebih jernih, lebih lapang dan lebih penuh kasih,” ujarnya.
Arif berharap semangat berbagi yang lahir dari ibadah kurban dapat terus berkembang dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik melalui pemenuhan gizi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, UPT Puskesmas Jorongan menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya diwujudkan melalui tindakan medis, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian bersama. (mel/fas)
.jpeg)