Kraksaan, Lensaupdate.com - Kabar duka datang dari jamaah haji Kabupaten Probolinggo. Abdul Djalal, jamaah haji asal Desa Patokan Kecamatan Bantaran yang tergabung dalam Kloter SUB 01, wafat di Arab Saudi pada Senin (2/6/2026) pukul 22.00 waktu setempat setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan.
Berdasarkan keterangan medis, almarhum sebelumnya mengalami serangan jantung akut (acute myocardial infarction) yang berkembang menjadi gagal jantung akut (acute decompensated heart failure) hingga menyebabkan cardiogenic shock. Selama menjalani perawatan, almarhum juga mengalami pneumonia bakteri dan gagal ginjal akut.
Karena kondisi kesehatannya yang terus menurun, almarhum tidak diperkenankan mengikuti kepulangan bersama rombongan Kloter SUB 01 ke Indonesia dan harus tetap menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya jamaah haji asal Kecamatan Bantaran tersebut.
“Kami atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Abdul Djalal. Semoga almarhum husnul khatimah, segala amal ibadahnya diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya serta ditempatkan di surga-Nya,” ujarnya.
Ervin menjelaskan seluruh proses penanganan jenazah telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi. Saat ini sertifikat kematian dan dokumen pemakaman masih dalam proses penyelesaian oleh pihak syarikah.
“Untuk sertifikat kematian maupun dokumen penguburan saat ini masih dalam proses pengurusan oleh syarikah. Kami terus berkoordinasi dengan petugas haji dan pihak terkait agar seluruh administrasi dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan serta mengajak masyarakat untuk turut mendoakan almarhum.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum selama menjalankan ibadah haji dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya. (nab/zid)
