Diperta Kabupaten Probolinggo Salurkan 3.000 Butir Telur untuk Dukung Gizi Santri


Probolinggo, Lensaupdate.com – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo menyalurkan sebanyak 3.000 butir telur kepada delapan pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/6/2026). Bantuan yang berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Charoen Pokphand tersebut diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi para santri.

Delapan pondok pesantren penerima bantuan tersebut meliputi Taman Pendidikan Al-Qur’an Baitul Jannah Kecamatan Dringu, Madrasah Diniyah Nurul Hasani Kecamatan Kraksaan, Pondok Pesantren Nurur Rohmah Kecamatan Kotaanyar, Pondok Pesantren Subulul Ma’arif Kecamatan Krejengan, Pondok Pesantren At Tarbiyatul Tijaniyah Kecamatan Kotaanyar, Pondok Pesantren Darussalam Kecamatan Kotaanyar, Pondok Pesantren Nurul Yaqin Kecamatan Paiton dan Pondok Pesantren Raudlatul Jannah Kecamatan Gending. Jumlah telur yang diterima masing-masing pondok bervariasi, disesuaikan dengan jumlah santri yang menempati lembaga pendidikan tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya kalangan santri.

“Telur yang kami distribusikan hari ini merupakan bantuan CSR berupa telur afkir atau telur AHE dari PT Charoen Pokphand. Sebanyak 3.000 butir telur kami salurkan kepada delapan pondok pesantren yang sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Dinas Pertanian dengan para pengasuh pondok pesantren,” katanya.

Menurut Niko, sapaan akrab Nikolas Nuryulianto, telur merupakan sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi lengkap dan sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan serta aktivitas belajar para santri.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menambah asupan gizi bagi para santri. Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat baik dan dibutuhkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan serta aktivitas belajar sehari-hari. Kami berharap para santri tetap sehat, kuat dan semakin semangat dalam menimba ilmu di pondok pesantren,” ujarnya.

Niko menjelaskan bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi pangan asal ternak yang aman, sehat, utuh dan halal sebagai sumber nutrisi berkualitas bagi generasi muda.

“Telur mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin dan berbagai zat gizi penting lainnya. Karena itu kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pengurus pondok maupun santriwan dan santriwati yang ada di pondok pesantren,” jelasnya.

Sejumlah pengurus pondok pesantren lanjut Niko, menyambut baik program tersebut dan berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Namun pelaksanaannya tetap menyesuaikan ketersediaan bantuan CSR dari pihak perusahaan.

“Beberapa pengurus pondok menyampaikan harapan agar bantuan telur seperti ini bisa diberikan setiap bulan. Kami tentu berharap demikian. Jika ke depan ada bantuan CSR kembali, Insya Allah akan kami distribusikan kepada pondok pesantren yang mengajukan permohonan sesuai kemampuan dan ketersediaan bantuan yang ada,” pungkasnya. (mel/fas)