Tegalsiwalan, Lensaupdate.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Campekan RT 13 RW 04 Desa Paras Kecamatan Tegalsiwalan yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kerusakan jaringan PDAM.
Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo pada Senin (1/6/2026) untuk membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 34 kepala keluarga dengan jumlah 136 jiwa.
Proses distribusi dilakukan langsung di lokasi terdampak dengan melibatkan petugas BPBD dan masyarakat setempat. Kehadiran bantuan air bersih ini disambut baik warga karena sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama pasokan air dari PDAM belum kembali normal.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama ketika masyarakat menghadapi gangguan layanan yang berdampak pada aktivitas sehari-hari.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk respons cepat BPBD Kabupaten Probolinggo dalam membantu masyarakat yang terdampak kerusakan aliran PDAM. Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang harus segera dipenuhi agar aktivitas dan kesehatan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Oemar, BPBD terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait guna memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat maupun kesulitan yang berdampak pada kebutuhan dasar warga. Apabila diperlukan, distribusi air bersih akan terus dilakukan sampai pasokan air kembali normal,” tambahnya.
Oemar menjelaskan penyaluran bantuan air bersih merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat akibat terganggunya layanan air bersih. Karena itu, BPBD siap melakukan langkah lanjutan apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan.
Selain menyalurkan bantuan, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan memprioritaskan kebutuhan pokok hingga distribusi air dari PDAM kembali berjalan normal.
“Kami berharap perbaikan jaringan PDAM dapat segera diselesaikan sehingga pasokan air bersih kepada masyarakat kembali normal dan warga dapat beraktivitas seperti biasa,” harapnya.
Melalui langkah cepat tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo berharap kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi serta potensi gangguan kesehatan akibat keterbatasan air bersih dapat dihindari selama masa penanganan kerusakan jaringan berlangsung. (nab/zid)
