Probolinggo, Lensaupdate.com - Turnamen Bola Voli Jaladri Cup 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin di Lapangan Yon Zipur 10/JP/2 Kostrad Kota Probolinggo, Sabtu (6/6/2026) malam. Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Batalyon Zeni Tempur 10/Kostrad ini menjadi salah satu turnamen voli terbesar di Kota Probolinggo dengan melibatkan 121 tim dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Sebanyak 121 tim yang terdiri dari 92 tim putra dan 29 tim putri ambil bagian dalam kompetisi yang telah memasuki tahun kelima tersebut. Para peserta berasal dari Kota dan Kabupaten Probolinggo, Malang, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto hingga sejumlah daerah lainnya di Jawa Timur.
Penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Jaladri Cup 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Yon Zipur 10/JP/2 Kostrad, Pemerintah Kota Probolinggo, PBVSI dan KONI Kota Probolinggo. Kehadiran ratusan atlet dan official diperkirakan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal selama pelaksanaan turnamen yang berlangsung sekitar satu setengah bulan.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan apresiasi atas perkembangan Jaladri Cup yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, turnamen tersebut telah berkembang dari ajang lokal menjadi kompetisi tingkat Jawa Timur yang diminati banyak klub dan atlet voli.
“Turnamen ini diikuti lebih dari seratus tim dan berlangsung selama satu setengah bulan. Saya mengikuti perkembangan event ini sejak lima tahun terakhir. Awalnya berskala lokal, sekarang sudah merambah tingkat Jawa Timur dan menjadi salah satu turnamen yang sangat diminati para pecinta voli,” ujarnya.
Menurut Aminuddin, Jaladri Cup tidak hanya menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Probolinggo melalui kedatangan peserta dari berbagai daerah.
“Saya berharap Jaladri Cup terus berkembang dan mampu menjaring lebih banyak peserta di tahun-tahun mendatang. Selain menjadi ajang pembinaan atlet, turnamen ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Probolinggo karena menghadirkan peserta dari berbagai daerah,” katanya.
Lebih lanjut Aminuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia sekaligus penguatan ekonomi daerah.
“Saat ini perhatian kita terhadap olahraga sangat besar. Tahun lalu kita sukses menggelar turnamen nasional usia 16 tahun dan dalam waktu dekat akan kembali ada kejuaraan nasional usia 15 tahun. Ini menunjukkan keseriusan kita dalam membina atlet-atlet muda agar mampu berprestasi di level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Terus junjung tinggi sportivitas. Mudah-mudahan melalui turnamen ini akan lahir atlet-atlet voli berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Kota Probolinggo hingga tingkat nasional bahkan internasional,” harapnya.
Sementara Komandan Yon Zipur 10/JP/2 Kostrad Letkol Czi. Amito Surya Mutiara menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Jaladri Cup 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, Pemerintah Kota Probolinggo, PBVSI, KONI dan seluruh stakeholder yang telah membantu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami tidak mungkin menyelenggarakan acara sebesar ini tanpa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak,” ungkapnya.
Menurut Amito, Jaladri Cup diharapkan menjadi sarana pembinaan olahraga sekaligus wadah pencarian bibit-bibit atlet potensial yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap melalui event ini terus tumbuh semangat olahraga dan lahir pemain-pemain voli berbakat yang kelak mampu berlaga di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional. Kami juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Jaladri Cup 2026 dengan menjaga sportivitas, kebersamaan dan semangat olahraga,” tegasnya.
Turnamen Bola Voli Jaladri Cup 2026 menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, organisasi olahraga, dunia usaha dan masyarakat dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif dan berdampak positif bagi kemajuan Kota Probolinggo. (mel/fas)
