Pemkab Probolinggo Bersama Program INOVASI Perluas Layanan PAUD Lewat Program PAUD/TK-SD Satu Atap


Surabaya, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Program INOVASI, kemitraan Pemerintah Indonesia dan Australia di sektor pendidikan serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru PAUD/TK-SD Satu Atap di Harris Hotel & Conventions Gubeng Surabaya, Kamis hingga Sabtu (4-6/6/2026).

Kegiatan yang diikuti 40 peserta terdiri dari guru kelas awal sekolah multigrade, calon guru PAUD/TK, pengawas sekolah dan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan pendidikan anak usia dini di wilayah yang belum memiliki layanan PAUD/TK yang memadai.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pendidikan pra sekolah.

“Kami sadar betul bahwa masa usia dini merupakan golden age yang akan menentukan arah masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, kami berkolaborasi erat dengan Program INOVASI untuk menginisiasi penyelenggaraan PAUD/TK-SD Satu Atap dan memperluas cakupan layanan PAUD/TK di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam mengakses pendidikan yang layak,” katanya.

Menurut Hary, pengembangan layanan PAUD/TK-SD Satu Atap merupakan kelanjutan dari keberhasilan penerapan pembelajaran multigrade yang telah dijalankan sebelumnya di sejumlah wilayah terpencil.

“Pendekatan ini kami kembangkan melalui konsep ‘Dari Multigrade ke Multilayanan’. Tidak hanya menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini, tetapi juga mengintegrasikan peningkatan mutu pembelajaran dasar, penguatan manajemen sekolah, layanan kesehatan dan gizi anak, perlindungan anak serta penguatan peran orang tua melalui program parenting,” jelasnya.

Sementara Provincial Manager INOVASI Jawa Timur M. Adri Budi Sulistyo menegaskan penguatan layanan PAUD menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, komunitas dan mitra pembangunan, kami berharap semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas sejak usia dini. Penguatan layanan PAUD menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas pembelajaran dasar dan pembangunan sumber daya manusia di masa depan,” ujarnya.

Inovasi yang dikembangkan Kabupaten Probolinggo tersebut juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Ditjen GTK Kemendikdasmen Saiful Bari menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang dilakukan Pemkab Probolinggo bersama Program INOVASI.

“Program yang telah dikembangkan di Kabupaten Probolinggo ini nantinya dapat menjadi best practice bagi kami di tingkat pusat dalam menyusun kebijakan dan regulasi terkait program wajib belajar satu tahun prasekolah,” ungkapnya.

Menurut Saiful, model PAUD/TK-SD Satu Atap yang diterapkan Kabupaten Probolinggo merupakan inovasi yang relevan untuk menjangkau wilayah yang belum memiliki layanan PAUD.

“Kami melihat program PAUD/TK-SD Satu Atap yang dikembangkan di Kabupaten Probolinggo merupakan inovasi yang tepat untuk menjangkau wilayah yang belum memiliki PAUD. Terobosan ini memberikan gambaran yang kami butuhkan untuk didiseminasikan ke daerah lain yang memiliki keterbatasan layanan pendidikan serupa,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemkab Probolinggo berharap pemerataan layanan pendidikan anak usia dini dapat terus diperluas sehingga seluruh anak, termasuk yang berada di wilayah terpencil, memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas sejak usia dini. (put/zid)