Target 125 Ekor, Posyandu Ternak Desa Bulujaran Lor Layani 250 Ekor


Tegalsiwalan, Lensaupdate.com - Target pelayanan hanya sekitar 125 ekor, Posyandu Ternak di Desa Bulujaran Lor Kecamatan Tegalsiwalan justru melayani sekitar 250 ekor ternak. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan hewan yang diberikan secara langsung oleh Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan Posyandu Ternak tersebut berlangsung di Desa Bulujaran Lor, Rabu (2/9/2026). Selain pemeriksaan kesehatan, petugas memberikan vaksinasi, vitamin, pengobatan hingga pemeriksaan reproduksi ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan Posyandu Ternak merupakan bentuk pelayanan pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu peternak menjaga kesehatan sekaligus produktivitas ternaknya.

“Tujuan utama Posyandu Ternak adalah meningkatkan kesejahteraan hewan milik peternak, baik sapi, kambing maupun domba. Untuk kegiatan kali ini, pelayanan masih difokuskan pada ternak besar atau ruminansia, khususnya sapi,” ujarnya.

Dari sekitar 250 ekor ternak yang mendapatkan pelayanan, sebanyak 224 ekor sapi di antaranya menerima vaksinasi. Petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan vitamin serta pengobatan terhadap ternak yang mengalami gangguan kesehatan.

Pelayanan tidak berhenti pada pemberian vaksin dan obat. Petugas juga melakukan pemeriksaan reproduksi, termasuk pemeriksaan kebuntingan. Salah satunya terhadap sapi milik warga yang sebelumnya telah mendapatkan Inseminasi Buatan (IB).

Hasil pemeriksaan menunjukkan sapi tersebut belum bunting. Namun, petugas tidak langsung melakukan IB kembali karena proses inseminasi harus menunggu waktu yang tepat sesuai kondisi reproduksi ternak.

“Untuk Inseminasi Buatan tidak bisa dilakukan sembarangan atau langsung setelah diketahui ternak belum bunting. Ada waktu tertentu yang harus diperhatikan. Salah satu tandanya bisa dilihat dari kondisi reproduksi, termasuk munculnya tanda-tanda birahi pada ternak,” jelasnya.

Menurutnya, pemeriksaan reproduksi menjadi bagian penting dalam pelayanan karena peternak dapat mengetahui kondisi ternaknya secara lebih jelas dan menentukan penanganan yang sesuai.

Niko menegaskan Posyandu Ternak bukan sekadar kegiatan pemberian obat dan vaksinasi. Pemeriksaan kesehatan dan reproduksi juga menjadi bagian penting untuk mendukung pengelolaan ternak milik masyarakat.

“Pemeriksaan kesehatan serta reproduksi menjadi bagian penting untuk membantu peternak mengetahui kondisi ternaknya dan menentukan penanganan yang sesuai,” tegasnya.

Diperta Kabupaten Probolinggo, lanjut Niko, akan terus berupaya memperluas pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat. Pelaksanaannya tetap menyesuaikan kemampuan sumber daya manusia, ketersediaan obat-obatan serta sarana pendukung.

“Harapannya seluruh ternak yang dimiliki masyarakat di Kabupaten Probolinggo secara bertahap bisa mendapatkan pelayanan. Baik dalam pemberian obat-obatan, vaksinasi, pemeriksaan kebuntingan maupun inseminasi buatan, tentunya disesuaikan dengan SDM dan obat-obatan yang tersedia,” terangnya.

Yang menjadi perhatian bagi peternak, layanan Posyandu Ternak diberikan tanpa membebani biaya. Pemeriksaan dan obat-obatan diberikan secara gratis sesuai kebutuhan dan ketersediaan.

“Dengan adanya Posyandu Ternak ini, kami berharap sedikit banyak dapat membantu peternak, terutama dari sisi kesehatan hewan. Ketika kesehatan ternak terjaga, produktivitasnya juga diharapkan semakin baik sehingga dapat mendukung kesejahteraan peternak,” urainya.

Niko berharap jangkauan pelayanan dapat terus diperluas. Keberlanjutan Posyandu Ternak juga diharapkan mendapatkan dukungan pemerintah desa melalui perencanaan pembangunan di tingkat desa maupun kecamatan.

Antusiasme masyarakat Bulujaran Lor mendapat apresiasi dari Sekretaris Desa Bulujaran Lor Hakim Bahtiar yang mengatakan kehadiran layanan kesehatan hewan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga yang memiliki ternak.

“Alhamdulillah, kami atas nama Pemerintah Desa Bulujaran Lor mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian yang telah datang melaksanakan kegiatan Posyandu Ternak di desa kami,” ungkapnya.

Menurut Hakim, kehadiran dokter hewan dan petugas teknis membantu masyarakat dalam menjaga serta merawat ternak agar tetap sehat.

“Dengan adanya Posyandu Ternak ini, Alhamdulillah warga kami bisa terbantu dalam memelihara dan merawat ternaknya agar tetap sehat,” terangnya.

Ia juga mengapresiasi dokter hewan dan seluruh petugas yang terlibat dalam pelayanan di Desa Bulujaran Lor. Hakim berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pelayanan kesehatan bagi ternaknya.

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada dokter hewan dan seluruh petugas yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka sangat membantu masyarakat Desa Bulujaran Lor,” tuturnya.

Dengan jumlah pelayanan yang mencapai sekitar 250 ekor, dari target awal 125 ekor, kegiatan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan hewan masih cukup tinggi. Bagi peternak, kesehatan ternak menjadi bagian penting untuk menjaga produktivitas sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga. (yud/fas)

Baca Juga :