Forel PMI Kabupaten Probolinggo Diperkuat untuk Koordinasi Relawan


Kraksaan, Lensaupdate.com – Banyaknya kegiatan kemanusiaan membutuhkan relawan yang tidak hanya siap bergerak, tetapi juga memiliki koordinasi yang jelas. Karena itu, PMI Kabupaten Probolinggo membentuk Forum Relawan (Forel) periode 2026–2028 untuk mengorganisir kegiatan kerelawanan di lingkungan PMI Kabupaten Probolinggo.

Forel dibentuk dalam rangkaian tasyakuran HUT ke-81 PMI Kabupaten Probolinggo di Markas PMI Kabupaten Probolinggo di Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan, Sabtu (19/9/2026).

Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho WD menegaskan, keberadaan Forel bukan untuk memilih seorang ketua, melainkan menetapkan koordinator yang membantu mengatur kegiatan para relawan.

“Dalam Forum Relawan ini bukan memilih untuk menjadi ketua, tetapi membentuk adanya koordinator. Harapannya, seluruh kegiatan kerelawanan di Markas PMI Kabupaten Probolinggo dapat terorganisir dengan baik,” jelasnya.

Menurut Adi, koordinasi menjadi penting agar berbagai kegiatan relawan dapat berjalan lebih terarah. Relawan yang memiliki pengalaman, gagasan maupun kebutuhan dalam menjalankan kegiatan kemanusiaan juga memiliki ruang untuk menyampaikannya melalui forum tersebut.

Adi menambahkan, kekompakan perlu menjadi dasar dalam menjalankan tugas sebagai relawan. Menurutnya, keputusan untuk menjadi relawan harus didasari kemauan mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Solid dan terus bekerja sama, saling mendukung satu sama lain. Yang perlu ditanamkan sejak awal adalah ketika kita memilih untuk mengabdikan diri sebagai relawan, semuanya benar-benar karena rela untuk mengabdikan diri kepada masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Forum Forel periode 2026–2028 kemudian membahas sejumlah agenda, mulai dari pembentukan koordinator dan struktur kepengurusan, berbagi pengalaman kegiatan kerelawanan bersama staf SDM PMI Kabupaten Probolinggo Samsul Arifin, hingga evaluasi dan tindak lanjut kegiatan relawan.

Bagi PMI, forum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antar relawan. Pengalaman di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi, sementara gagasan dan kebutuhan relawan dapat digunakan untuk memperbaiki koordinasi kegiatan berikutnya.

“Terus semangat berkarya dan selamat atas terbentuknya Forel. Semoga PMI Kabupaten Probolinggo dapat semakin terbantu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Kabid SDM dan Relawan PMI Kabupaten Probolinggo Rusdjianto mengajak para relawan memanfaatkan Markas PMI bukan sekadar sebagai tempat berkumpul, tetapi sebagai ruang untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.

“Jadikan markas ini tempat yang menyenangkan. Berbuatlah sebagai relawan sesuai dengan jiwa kerelawanan. Kita harus saling bekerja sama, saling mendukung dan tetap solid,” ujarnya.

Ia menilai semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 PMI tahun 2026, yakni “Salam PBB: Peduli, Bergerak, Bersama”.

Sekretaris PMI Kabupaten Probolinggo Dewi Korina berharap pembentukan Forel dapat menjalankan amanah yang telah disampaikan dalam musyawarah pengurus PMI sebelumnya. Menurutnya, masih banyak agenda kemanusiaan yang membutuhkan keterlibatan relawan.

“Harapannya dengan pembentukan Forel ini dapat terbentuk hari ini sesuai dengan keinginan Ketua PMI pada musyawarah pengurus sebelumnya. Mengingat masih banyak agenda yang perlu kita lakukan dan bagaimana kita dapat terus mengabdikan diri dalam bidang kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran kita,” harapnya.

Selain Forel, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Surat Keputusan (SK) Forum Relawan dan SK Forum Palang Merah Remaja (Forpis) kepada masing-masing koordinator.

Penyerahan SK menjadi bagian dari penguatan struktur koordinasi relawan PMI Kabupaten Probolinggo. Dengan adanya koordinator dan forum komunikasi, aktivitas kerelawanan diharapkan lebih mudah diorganisir sekaligus dapat memperkuat kerja sama antar anggota. (nab/zid)

Baca Juga :