Baznas Kabupaten Probolinggo Dukung Pencarian Balita Hilang di Sungai Bayeman dengan Bantuan Konsumsi Relawan


Tongas, Lensaupdate.com - Upaya pencarian balita berusia dua tahun yang diduga terpeleset ke Sungai Bayeman Dusun Polai RT 05 RW 01 Desa Sumendi Kecamatan Tongas, terus dilakukan secara intensif. Sejak hari pertama, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Probolinggo bersama unsur relawan menyisir aliran sungai demi menemukan korban bernama Arsya.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo turut memberikan dukungan dengan menyalurkan bantuan logistik berupa konsumsi bagi para relawan yang terlibat langsung di lapangan. Bantuan ini ditujukan untuk menjaga kondisi fisik dan stamina relawan selama proses pencarian yang berlangsung di medan cukup berat.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil mengatakan penyaluran bantuan konsumsi dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para relawan yang berjibaku dalam pencarian.

“Kami berupaya hadir bersama BPBD sejak awal pencarian. Bantuan konsumsi kami salurkan sesuai kebutuhan di lapangan, kemarin sebanyak 50 bungkus dan hari ini 30 bungkus,” katanya.

Menurutnya, pencarian di wilayah perairan membutuhkan kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, pemenuhan asupan makanan bagi relawan menjadi faktor penting agar pencarian dapat berlangsung maksimal.

“Pencarian di sungai sangat menguras tenaga. Konsumsi ini diharapkan mampu menambah energi dan menjaga semangat relawan agar tetap fokus menjalankan tugas kemanusiaan,” jelasnya.

Muzammil berharap proses pencarian Arsya dapat segera membuahkan hasil. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar anak tersebut segera ditemukan serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

“Kami berharap pencarian segera menemukan titik terang dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.

Sinergi antara BPBD, Baznas dan para relawan ini menjadi bukti nyata kuatnya kepedulian sosial di Kabupaten Probolinggo. Di mana berbagai elemen masyarakat bergotong royong dalam menghadapi situasi darurat demi nilai-nilai kemanusiaan. (mel/fas)