Dringu, Lensaupdate.com - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo terus mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat nelayan. Salah satunya melalui fasilitasi pembuatan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) bagi nelayan di Desa Randuputih, Kecamatan Dringu.
Pelayanan tersebut digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Randuputih, Rabu (9/9/2026). Nelayan mendapatkan pendampingan langsung dari Bidang Perikanan Tangkap bersama penyuluh perikanan mulai dari pendataan hingga proses penginputan data KUSUKA ke dalam sistem.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah sekaligus membangun data pelaku usaha kelautan dan perikanan yang tertib, akurat dan terpadu.
Dalam prosesnya, nelayan didampingi untuk memeriksa kelengkapan administrasi serta memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu nelayan yang masih mengalami kendala dalam proses pengurusan KUSUKA.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Diskan Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono mengatakan pelayanan secara langsung diperlukan agar nelayan mendapatkan kemudahan dalam mengurus administrasi.
“Kami terus memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada nelayan agar proses pembuatan KUSUKA dapat berjalan dengan mudah dan tertib. Melalui pendataan ini, identitas nelayan sebagai pelaku usaha kelautan dan perikanan dapat tercatat dengan baik,” ujarnya.
Menurut Ipung, KUSUKA tidak hanya berkaitan dengan penerbitan kartu identitas. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi bagian dari pemutakhiran data pelaku usaha kelautan dan perikanan.
“Data yang valid diperlukan pemerintah sebagai dasar dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan sektor perikanan,” jelasnya.
Keberadaan data yang akurat juga membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat nelayan secara lebih tepat. Dengan data yang lengkap dan sesuai, perencanaan program diharapkan dapat semakin menyesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha kelautan dan perikanan.
“Data nelayan yang valid dan terpadu sangat penting karena menjadi salah satu dasar dalam perencanaan program pemerintah. Karena itu, kami mendorong para nelayan untuk memastikan data yang dimiliki lengkap dan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” terangnya.
KUSUKA memiliki peran sebagai identitas bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan. Nelayan yang telah terdata dalam sistem diharapkan dapat memperoleh akses terhadap berbagai program dan pelayanan pemerintah di bidang kelautan dan perikanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, Diskan Kabupaten Probolinggo terus mendorong semakin banyak nelayan memiliki KUSUKA. Pendataan yang semakin lengkap akan memberikan gambaran yang lebih baik mengenai kondisi pelaku usaha kelautan dan perikanan di daerah.
“Harapan kami, semakin banyak nelayan yang memiliki KUSUKA sehingga pendataan pelaku usaha kelautan dan perikanan di Kabupaten Probolinggo semakin lengkap. Dengan administrasi yang tertib, pemerintah juga akan lebih mudah memberikan pelayanan dan menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan nelayan,” tambahnya.
Fasilitasi di TPI Randuputih sekaligus menunjukkan upaya Diskan untuk menghadirkan pelayanan lebih dekat dengan masyarakat. Nelayan tidak hanya mendapatkan informasi mengenai pentingnya administrasi, tetapi juga memperoleh pendampingan ketika menjalani proses pengurusan.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman nelayan bahwa administrasi dan pendataan merupakan bagian penting dalam memperkuat posisi mereka sebagai pelaku usaha.
Diskan Kabupaten Probolinggo memastikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat nelayan akan terus dilakukan. Fasilitasi KUSUKA tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan proses pembuatan kartu, tetapi juga mendukung terbentuknya sistem data kelautan dan perikanan yang akurat dan berkelanjutan.
“Dengan adanya fasilitasi KUSUKA di Desa Randuputih, para nelayan diharapkan semakin memahami pentingnya administrasi dan pendataan sebagai bagian dari penguatan posisi mereka sebagai pelaku usaha. Pada akhirnya, pendataan yang semakin tertib diharapkan mampu mendukung peningkatan akses terhadap program pemerintah sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (nab/zid)
Baca Juga :
