Dringu, Lensaupdate.com - Pemenuhan kebutuhan anak usia dini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui penguatan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menggelar refleksi lintas sektor untuk mengevaluasi capaian delapan indikator PAUD HI sekaligus menentukan kebutuhan yang masih perlu diperkuat di satuan PAUD, Jum'at (4/9/2026).
Kegiatan bertema “Refleksi Kondisi Capaian 8 Indikator PAUD HI di Satuan PAUD” tersebut berlangsung di ruang pertemuan Seruni Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo.
Forum ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan. Di antaranya Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikdaya, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, DPUPR, DLH, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan serta Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).
Dari unsur pendidikan turut hadir Pengawas TK, Penilik PAUD, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Probolinggo.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah mengatakan refleksi lintas sektor diperlukan untuk melihat kontribusi masing-masing pihak dalam mendukung pencapaian indikator PAUD HI.
“Rapat ini bagaimana masing-masing sektor dan stakeholder memberikan kontribusi terhadap capaian indikator PAUD HI di satuan PAUD,” katanya.
Menurut Amik, PAUD HI tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran. Konsep tersebut menempatkan kebutuhan anak secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai layanan yang saling terintegrasi.
“Lima layanan utama yang menjadi perhatian meliputi pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan. Kelima aspek tersebut perlu berjalan secara terpadu agar tumbuh kembang anak dapat didukung secara optimal,” jelasnya.
Pada aspek pendidikan, satuan PAUD diarahkan memberikan pembelajaran melalui bermain dengan menerapkan kurikulum dan RPPH, menyediakan Alat Permainan Edukatif (APE) serta memberikan stimulasi sesuai tahapan perkembangan anak usia 0–6 tahun.
Sementara layanan kesehatan mencakup pemeriksaan kesehatan secara berkala, kerja sama dengan puskesmas, imunisasi, UKS, penimbangan hingga upaya menjaga kesehatan gigi anak.
Pada aspek gizi, perhatian diarahkan pada pemantauan tumbuh kembang, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Kartu Menuju Sehat (KMS), penyediaan menu bergizi seimbang serta edukasi gizi kepada orang tua.
Pengasuhan juga menjadi bagian penting dalam PAUD HI. Satuan pendidikan didorong menerapkan pola asuh positif, memberikan stimulasi dan kasih sayang, mencegah kekerasan serta membangun komunikasi yang baik antara guru dengan orang tua maupun peserta didik.
“Untuk pengasuhan, bagaimana menerapkan pola asuh positif, memberikan stimulasi dan kasih sayang, tidak ada kekerasan serta membangun komunikasi antara guru dengan orang tua dan guru dengan murid,” tegasnya.
Sedangkan aspek perlindungan diarahkan untuk memastikan satuan PAUD menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak. Hal tersebut mencakup pencegahan kekerasan dan perundungan, tersedianya SOP perlindungan anak serta dukungan sarana dan prasarana yang aman.
Selain lima layanan utama tersebut, capaian PAUD HI juga berkaitan dengan keterlibatan orang tua dan masyarakat, manajemen satuan PAUD serta ketersediaan sarana dan prasarana.
“Setiap sektor memiliki kontribusi yang dapat disinergikan untuk memastikan kebutuhan anak usia dini terpenuhi secara menyeluruh,” ujarnya.
Dalam refleksi tersebut, para pemangku kepentingan juga melihat kebutuhan yang masih perlu mendapatkan perhatian. Salah satunya edukasi mengenai lingkungan yang dinilai perlu diperkuat sejak jenjang pendidikan anak usia dini.
“Misalnya untuk pemahaman anak terhadap cinta lingkungan dan kebersihan, ternyata sosialisasinya masih banyak menyentuh jenjang SD dan SMP. Untuk anak usia dini belum banyak tersentuh,” urainya.
Amik menilai kondisi tersebut penting diperhatikan karena usia 0–6 tahun merupakan masa emas atau golden age. Pada fase tersebut, berbagai nilai positif dapat ditanamkan sebagai fondasi pembentukan karakter anak.
“Usia 0 sampai 6 tahun adalah golden age. Di usia inilah kita menanamkan karakter. Kalau sejak dini kita tanamkan hal-hal yang baik, harapannya ketika dewasa hal-hal baik itu sudah tertanam,” tambahnya.
Ketersediaan air bersih dan sanitasi di satuan PAUD juga menjadi perhatian. Terlebih pada musim kemarau ketika sejumlah wilayah menghadapi keterbatasan ketersediaan air.
Menurut Amik, kondisi toilet dan ketersediaan air harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kenyamanan anak selama berada di satuan PAUD.
“Bagaimana pemenuhan untuk anak-anak ini, apakah toilet di satuan lembaga sudah seimbang dengan jumlah murid, kemudian apakah airnya juga tercukupi. Hal-hal seperti ini harus menjadi pemikiran bersama,” ungkapnya.
Hasil refleksi lintas sektor tersebut selanjutnya menjadi bahan tindak lanjut dan perencanaan penguatan PAUD HI. Informasi hasil rapat akan diteruskan kepada satuan PAUD melalui penilik PAUD, Pengawas TK, IGTKI dan Himpaudi.
Kerja sama dengan fasilitas kesehatan juga akan diperkuat. Satuan PAUD diharapkan dapat membangun kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) dengan puskesmas agar kebutuhan layanan kesehatan anak dapat dikomunikasikan dan ditangani secara lebih terarah.
“Dengan adanya kerja sama atau MoU dengan puskesmas, kebutuhan yang ada di satuan lembaga bisa langsung dikomunikasikan dan dipenuhi oleh teman-teman di puskesmas,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo mendorong agar PAUD HI tidak berhenti pada pemenuhan indikator secara administratif. Setiap indikator diharapkan benar-benar hadir dalam layanan sehari-hari sehingga anak usia dini memperoleh dukungan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan secara terpadu.
Dengan pendekatan tersebut, penguatan PAUD HI diharapkan semakin mampu memberikan fondasi tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak sejak usia dini. (nab/zid)
Baca Juga :
