Dinsos Kabupaten Probolinggo Salurkan Dua Ton Beras untuk 10 LKSA


Probolinggo, Lensaupdate.com – Sebanyak dua ton beras disalurkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo kepada 10 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Senin (7/9/2026). Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga.

Bantuan yang diserahkan di Kantor Dinsos Kabupaten Probolinggo tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Probolinggo.

Masing-masing LKSA menerima bantuan sebanyak 200 kilogram atau dua kuintal beras. Dengan total 10 LKSA penerima, keseluruhan bantuan yang disalurkan mencapai 2.000 kilogram atau dua ton beras.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak yang berada dalam pengasuhan LKSA.

“Bantuan beras ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Probolinggo terhadap pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak yang berada dalam pengasuhan LKSA. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan mereka dalam kesehariannya,” ujarnya.

Menurut Rachmad, kebutuhan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung proses pengasuhan dan pelayanan terhadap anak. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan anak-anak di masing-masing lembaga.

“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kesejahteraan anak-anak. Jangan sampai bantuan yang diberikan tidak tepat pemanfaatannya, karena tujuan utamanya adalah membantu memenuhi kebutuhan pangan anak yang menjadi tanggung jawab LKSA,” jelasnya.

Rachmad menegaskan, keberadaan LKSA memiliki peran penting dalam memberikan pengasuhan, pelayanan dan perlindungan kepada anak-anak yang berada di dalam lembaga.

Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat membantu LKSA menjalankan fungsi pengasuhan tersebut dengan lebih baik, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar anak-anak yang menjadi tanggung jawab lembaga.

“LKSA memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan dan pengasuhan kepada anak. Pemerintah daerah tentu memberikan perhatian agar kebutuhan dasar anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga dapat terus diperhatikan,” terangnya.

Penyaluran bantuan beras tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap kesejahteraan anak di Kabupaten Probolinggo. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, bantuan diharapkan dapat meringankan beban LKSA dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak yang diasuh.

“Selain membantu kebutuhan pangan, dukungan tersebut diharapkan dapat meringankan beban LKSA dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak yang diasuh,” lanjutnya.

Rachmad berharap bantuan yang disalurkan memberikan manfaat nyata bagi seluruh penerima. Ia juga mengingatkan agar bantuan digunakan sesuai peruntukan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak.

“Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di LKSA. Yang terpenting, bantuan tersebut digunakan sesuai peruntukannya dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga,” tambahnya.

Dalam proses penyaluran, kegiatan tersebut melibatkan Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Probolinggo serta mahasiswi magang dari UIN KHAS Jember.

Dinsos Kabupaten Probolinggo berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu kebutuhan pangan dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung keberlangsungan pelayanan, pengasuhan dan perlindungan anak di lembaga sosial.

“Melalui bantuan ini kami berharap pemenuhan kebutuhan pangan anak-anak di LKSA dapat terbantu sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan, pengasuhan dan perlindungan anak di lembaga sosial,” pungkasnya.

Penyaluran dua ton beras tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap lembaga sosial yang menjalankan fungsi pengasuhan anak. Dengan dukungan tersebut, kebutuhan dasar anak diharapkan semakin mendapat perhatian sehingga proses pengasuhan dapat berlangsung secara optimal. (mel/fas)

Baca Juga :