Delapan Siswa SDIT Permata Kraksaan Tembus Provinsi Jatim


Kraksaan, Lensaupdate.com - Delapan siswa SDIT Permata Kraksaan memastikan langkah ke tingkat Provinsi Jawa Timur setelah berhasil meraih prestasi dalam Islamic Youth Festival (IYF) 2 Regional 7 di Kota Malang, Sabtu (5/9/2026).

Capaian tersebut menjadi hasil positif dari keikutsertaan 25 siswa SDIT Permata Kraksaan yang turun dalam sejumlah kategori perlombaan. Delapan siswa berhasil lolos melalui tiga bidang, yakni Tahfidz Juz 30, Menggambar dan Atletik.

Kompetisi Regional 7 tersebut mempertemukan peserta dari Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan serta wilayah Malang Raya. Persaingan tersebut menjadi pengalaman bagi para siswa untuk menguji kemampuan sekaligus mengembangkan keberanian tampil dalam kompetisi.

Empat tiket ke tingkat Provinsi Jawa Timur diperoleh dari kategori Tahfidz Juz 30. Mereka adalah Jasmine Shidqiyya Nurmansyah kelas 5A, Hafidza Khadeeja Achmad kelas 6C, Sulthan Fatih Ghiyats Mubarok kelas 5B dan Haura Jinan Adzimi kelas 4B.

Dua siswa lainnya lolos melalui kategori Menggambar. Keduanya adalah Kayla Zhafira Rahma dan Zahwa Khanza Azahra dari kelas 6B.

Sementara dua prestasi lainnya datang dari cabang Atletik nomor lari 100 meter. Dafandra Athilla Amar dari kelas 6C berhasil meraih Juara 1 Lari 100 Meter Putra. Sedangkan Azizah Taamira Almantara dari kelas 6A meraih Juara 2 Lari 100 Meter Putri.

Kepala SDIT Permata Kraksaan Nurul Hidayati menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi. Menurutnya, keberhasilan delapan siswa melaju ke tingkat provinsi menjadi hasil dari proses latihan, pembinaan dan keberanian siswa dalam menunjukkan kemampuannya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian anak-anak dalam Islamic Youth Festival Regional 7. Keberhasilan delapan siswa lolos ke tingkat Provinsi merupakan hasil dari kerja keras, latihan dan semangat mereka dalam mengikuti proses pembinaan,” ujarnya.

Nurul juga memberikan apresiasi kepada guru pembimbing dan orang tua yang terus mendampingi siswa sejak persiapan hingga mengikuti kompetisi.

“Prestasi ini tentu tidak lepas dari dukungan para guru dan orang tua. Kami menyampaikan terima kasih atas pendampingan dan motivasi yang terus diberikan kepada anak-anak, sehingga mereka dapat tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya,” jelasnya.

Bagi pihak sekolah, capaian tersebut tidak hanya diukur dari jumlah siswa yang berhasil mendapatkan tiket ke tingkat berikutnya. Kompetisi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.

Menurut Nurul, siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar mengenai disiplin, kerja keras, kepercayaan diri dan tanggung jawab melalui pengalaman mengikuti perlombaan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, kemampuan keagamaan dan potensi lain yang dapat dikembangkan. Ajang seperti ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk belajar sekaligus berprestasi,” terangnya.

Dengan lolosnya delapan siswa, sekolah kini mulai menyiapkan mereka menghadapi persaingan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Nurul mengingatkan para siswa agar menjadikan capaian di Regional 7 sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Perjuangan belum selesai. Kami berharap anak-anak terus berlatih, tetap rendah hati dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tingkat Provinsi Jawa Timur. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Ia berharap prestasi tersebut juga memberikan energi positif bagi siswa lain di SDIT Permata Kraksaan untuk berani mengikuti berbagai ajang sesuai dengan potensi masing-masing.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SDIT Permata Kraksaan untuk berani mencoba, terus belajar dan mengembangkan potensi masing-masing. Kami berharap mereka dapat membawa nama baik sekolah dan memberikan hasil terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur,” harapnya.

Delapan siswa tersebut kini membawa modal prestasi dari tingkat Regional 7 menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur. Perpaduan prestasi keagamaan, kreativitas dan olahraga menunjukkan beragam potensi siswa yang terus mendapat ruang untuk berkembang di SDIT Permata Kraksaan. (nab/zid)

Baca Juga :