Banyuanyar - Kondisi sekolah menjadi perhatian langsung Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris saat melakukan perjalanan dari Kecamatan Maron menuju Kecamatan Banyuanyar, Selasa (8/9/2026). Di sela agenda gowes, Bupati Haris menyempatkan diri mendatangi sejumlah lembaga pendidikan untuk melihat kebutuhan sekolah secara langsung.
Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono dan jajaran terkait, Bupati Haris mengunjungi SDN Klenang Kidul, SDN Liprak Kulon 1, TK Dewantara, Kantor Kecamatan Banyuanyar hingga SDN Liprak Kidul 2.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) lapangan. Bupati Haris tidak hanya melihat kondisi fisik sekolah, tetapi juga berdialog dengan guru serta menyapa peserta didik.
Sejumlah hal menjadi perhatian dalam pemantauan tersebut. Di antaranya kondisi pagar sekolah, perpustakaan, fasilitas pendukung pembelajaran hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Haris mengatakan, melihat langsung kondisi sekolah penting agar pemerintah mengetahui kebutuhan masing-masing lembaga secara nyata.
“Di sini bahagia sekali saya bisa workout pergi ke kantor sekalian sama-sama teman-teman kecamatan, mulai dari Maron kemudian Banyuanyar dan juga sekaligus kita monitoring ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga menanyakan langsung kepada peserta didik mengenai pelaksanaan MBG. Ia juga menggali berbagai kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah.
“Kita sapa anak kita, bagaimana MBG-nya, kemudian apa yang menjadi kekurangan dan keluhan masing-masing sekolah. Tadi ada pagar, ada perpustakaan dan lain sebagainya,” jelasnya.
Menurutnya, kebutuhan yang memungkinkan untuk segera dipenuhi perlu mendapatkan tindak lanjut. Pemantauan langsung menjadi salah satu cara untuk memastikan persoalan di lapangan tidak hanya berhenti pada laporan.
“Prinsipnya, apa yang menjadi kekurangan dan keluhan yang bisa kita penuhi segera, itu memang harus segera dipenuhi. Kalau tidak begini, kita tidak bisa melihat dengan mata kepala sendiri,” tegasnya.
Selain sektor pendidikan, perhatian Bupati Haris juga menyentuh pelayanan kesehatan masyarakat. Saat berada di SDN Liprak Kidul 2, ia menyempatkan diri melihat Posyandu dan berdialog dengan petugas mengenai perkembangan penanganan stunting.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pola pemantauan pemerintah daerah yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat. Pendidikan dan kesehatan menjadi bagian yang dilihat untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan pelayanan di tingkat bawah.
Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan kunjungan tersebut dilakukan berdasarkan petunjuk Bupati Haris. Sekolah yang didatangi bukan dipilih karena berstatus sebagai sekolah percontohan.
“Jadi bukan SD percontohan. Memang atas petunjuk beliau untuk diajak berkunjung. Diharapkan setiap lembaga itu sudah siap, minimal kebersihannya bagaimana,” jelasnya.
Menurut Hary, kunjungan langsung memberikan gambaran mengenai kondisi masing-masing lembaga. Temuan di lapangan selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi, terutama apabila terdapat sarana dan fasilitas yang membutuhkan perhatian.
“Beliau sambil memotret kondisi lembaga tersebut bagaimana. Jika akan ada perbaikan, tentu bisa menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti,” terangnya.
Hary berharap pemantauan langsung tersebut membantu pemerintah daerah menyusun pemetaan kebutuhan pendidikan secara lebih tepat. Dengan demikian, evaluasi tidak hanya berdasarkan laporan administratif, tetapi juga mempertimbangkan kondisi nyata yang ditemukan di sekolah.
“Dengan melihat langsung kondisi sekolah, kebutuhan pendidikan diharapkan dapat dipetakan secara lebih tepat,” pungkasnya. (yud/zid)
Baca Juga :
