BPBD Kabupaten Probolinggo Gerak Cepat Penuhi Kebutuhan Air Warga Desa Tigasan Kulon


Leces, Lensaupdate.com - Kebutuhan air bersih warga Dusun Gonggo Desa Tigasan Kulon Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Sebanyak 6.000 liter air bersih dikirim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Senin (7/9/2026).

Bantuan tersebut menyasar 33 Kepala Keluarga (KK) dengan total 125 jiwa yang mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB), BPBD mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas 6.000 liter. Air bersih dibawa langsung menuju Dusun Gonggo agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pendistribusian langsung ke lokasi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap mendapatkan perhatian ketika ketersediaan air di lingkungan warga mengalami keterbatasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk respons terhadap kondisi yang disampaikan dari lapangan.

“Pendistribusian air bersih ini merupakan bentuk respons Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui BPBD untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berupaya agar kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih, tetap dapat terpenuhi,” ujarnya.

Menurut Oemar, kondisi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah terus dipantau oleh BPBD. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus menentukan langkah penanganan yang dapat dilakukan.

“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan petugas untuk mengetahui wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Ketika ada kebutuhan masyarakat, kami akan melakukan penanganan sesuai kondisi dan kemampuan yang ada,” jelasnya.

Bagi masyarakat, ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi dukungan bagi warga selama kondisi ketersediaan air masih terbatas.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, bantuan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama kebutuhan yang paling mendesak,” terangnya.

Dalam proses pendistribusian, personel TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo turun langsung memastikan bantuan diterima masyarakat di lokasi yang telah ditentukan.

“Petugas memastikan bantuan air bersih dapat diterima oleh masyarakat di lokasi yang telah ditentukan,” lanjutnya.

Oemar mengatakan, penanganan kebutuhan air bersih membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Informasi dari masyarakat maupun petugas di lapangan menjadi penting agar pemerintah dapat mengetahui wilayah yang membutuhkan dukungan.

Karena itu, masyarakat juga diimbau menggunakan air bantuan secara bijak sesuai kebutuhan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan bantuan air bersih ini secara bijak dan sesuai kebutuhan. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan informasi apabila terdapat wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Bantuan 6.000 liter air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga Dusun Gonggo, khususnya 125 jiwa dari 33 KK penerima manfaat.

Bagi BPBD Kabupaten Probolinggo, pendistribusian air bersih bukan hanya mengenai pengiriman bantuan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terlayani melalui respons yang dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelayanan pemerintah daerah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih. (yud/fas)

Baca Juga :