Kekurangan Air Bersih, BPBD Kabupaten Probolinggo Bantu Warga Desa Paras


Tegalsiwalan, Lensaupdate.com - Kekurangan pasokan air bersih yang dialami warga Dusun Lampekan RT 11 RW 04 Desa Paras Kecamatan Tegalsiwalan mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada masyarakat setempat, Senin (24/8/2026).

Penyaluran dilakukan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih. Berdasarkan hasil pendataan petugas di lapangan, kondisi tersebut berdampak terhadap 116 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 260 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memberikan respons terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Pendistribusian air bersih ini merupakan bentuk respons kami terhadap kebutuhan masyarakat. BPBD akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.

Menurut Oemar, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus menjadi perhatian ketika masyarakat mengalami keterbatasan sumber air.

Karena itu, BPBD menyalurkan bantuan langsung ke wilayah yang membutuhkan agar air dapat segera dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari.

Ia berharap masyarakat dapat menggunakan bantuan air tersebut secara bijak dan mengutamakan kebutuhan yang paling penting.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bantuan ini secara bijak dan sesuai kebutuhan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melihat perkembangan kondisi di wilayah yang mengalami kekurangan air bersih,” terangnya.

Oemar menambahkan, penyaluran air bersih bukan hanya dilakukan sebagai respons terhadap kondisi yang terjadi, tetapi juga menjadi bagian dari pemantauan pemerintah daerah terhadap wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air.

BPBD Kabupaten Probolinggo akan terus melakukan asesmen untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. Hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan bantuan berikutnya.

“BPBD Kabupaten Probolinggo akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Apabila kondisi membutuhkan penanganan lebih lanjut, bantuan akan disesuaikan dengan hasil asesmen dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” tegasnya.

Selain melalui BPBD, koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait juga terus dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Langkah tersebut diperlukan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi peningkatan kebutuhan air bersih.

Bantuan yang diberikan di Dusun Lampekan diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air selama kondisi kekurangan pasokan masih berlangsung.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila terjadi kondisi serupa di wilayah lain. Dengan adanya laporan dan asesmen yang dilakukan secara cepat, bantuan dapat diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Penyaluran 5.000 liter air bersih ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memastikan kondisi warga terdampak tetap menjadi perhatian selama mengalami kekurangan air bersih. (yud/fas)

Baca Juga :