Gending, Lensaupdate.com - Kepemimpinan Irawan di Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Gending kembali berlanjut. Kepala SDN Sebaung 1 Kecamatan Gending tersebut dipercaya memimpin organisasi kepramukaan tingkat kecamatan untuk periode 2026-2029.
Irawan kembali memperoleh amanah setelah mayoritas peserta Musyawarah Ranting (Musran) memilihnya dalam forum yang berlangsung di SDN Klaseman Kecamatan Gending, Sabtu (29/8/2026). Ini menjadi periode kedua bagi Irawan memimpin Kwarran Gerakan Pramuka Gending.
Musran diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari gugus depan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Kecamatan Gending. Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Probolinggo Bahrul Ulum bersama sejumlah pengurus turut menghadiri kegiatan tersebut.
Usai kembali terpilih, Irawan langsung menyerukan pentingnya menjaga kekompakan. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak mungkin hanya bertumpu pada seorang ketua, tetapi membutuhkan dukungan seluruh keluarga besar Pramuka.
“Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada seluruh komponen kepramukaan, termasuk Kamabiran, Kamabigus dan seluruh warga Pramuka di Kecamatan Gending yang telah mempercayakan kepemimpinan Kwarran Gerakan Pramuka Gending kepada saya,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan periode 2026-2029 mampu bergerak lebih solid. Persatuan dinilai menjadi modal utama untuk menjalankan berbagai program kepramukaan.
“Harapannya, kepengurusan Kwarran Gerakan Pramuka Gending dan warga Pramuka di Kecamatan Gending tetap solid, bersatu dan maju bersama. Karena dengan bersatu itulah kita bisa maju dan melaksanakan program-program,” jelasnya.
Namun, kepemimpinan baru tersebut juga dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan. Salah satunya bagaimana Pramuka mampu menjawab berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat, termasuk masalah lingkungan dan sampah.
Irawan menegaskan program Pramuka harus diarahkan pada pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan kepramukaan diharapkan mampu melahirkan anak-anak bangsa yang bertanggung jawab, kreatif dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa serta negara.
“Orientasinya kepada pemantapan karakter anak bangsa. Dengan penguatan karakter ini diharapkan muncul generasi-generasi yang tanggung jawab, inovatif dan mempunyai cinta kepada bangsa dan negara,” terangnya.
Ia juga mendorong anggota Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan rutin, tetapi mampu beradaptasi dengan persoalan lingkungan sekitar. Keterlibatan tersebut tentu disesuaikan dengan usia peserta didik.
“Harapannya kita mampu beradaptasi dengan lingkungan. Ada problem-problem lingkungan yang harus kita turut serta untuk menanganinya, tentunya disesuaikan dengan batasan usia anak-anak anggota Pramuka,” tuturnya.
Irawan mengakui masih perlu memperdalam pengetahuan kepramukaan. Namun, ia yakin kekompakan seluruh jajaran dapat menjadi kekuatan untuk membawa Kwarran Gending semakin maju.
“Saya sendiri orang yang belum cukup mampu untuk mempunyai keilmuan di kepramukaan secara dalam. Tapi saya yakin dengan adanya kebersamaan, Pramuka Kecamatan Gending bisa maju, bisa menjadi nomor satu dan menjadi pionir kemajuan Pramuka di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Sementara Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Probolinggo Bahrul Ulum justru menyoroti persoalan sampah. Ia mendorong Pramuka Gending memperkuat edukasi pengelolaan sampah di seluruh gugus depan.
“Kami mendorong edukasi mengenai pengelolaan sampah diperkuat di seluruh gugus depan,” ungkapnya.
Menurut Bahrul Ulum, program tersebut tidak harus dimulai dengan kegiatan besar. Edukasi sederhana yang dilakukan sejak dini justru dapat membentuk kebiasaan menjaga lingkungan.
“Program itu tidak harus muluk-muluk, bagaimana mengawal program yang ada di Kwarcab. Itu tentang edukasi tentang lingkungan, terutama penanganan sampah,” lanjutnya.
Ia meminta edukasi tersebut diterapkan di berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, MI, SMP, MTs hingga SMA dan sederajat.
“Ini harus segera ditindaklanjuti di seluruh gugus, baik itu SD, SMP, SMA, MI, MTs maupun MAN,” tegasnya.
Bahrul Ulum menilai Pramuka memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia sekolah. Tidak hanya memberikan pemahaman, anggota juga diharapkan mampu melahirkan inovasi untuk menangani persoalan sampah.
“Nantinya diharapkan bisa mewujudkan cita-cita Pramuka Kabupaten Probolinggo untuk bisa melestarikan lingkungan dan juga menjaga lingkungan dari sampah,” jelasnya.
Ia bahkan menyebut persoalan sampah sebagai kondisi yang harus segera ditangani.
“Artinya bagaimana Kabupaten Probolinggo bebas sampah. Karena darurat sampah ini harus segera tertangani. Begitu ada edukasi dan ada inovasi,” katanya.
Bahrul Ulum juga mengapresiasi aktivitas Pramuka Kecamatan Gending yang dinilai cukup aktif dibandingkan sejumlah kwartir ranting lainnya. Ia berharap keaktifan tersebut dapat dipertahankan dan diperkuat dengan soliditas organisasi.
“Diharapkan bisa lebih solid Pramuka di Kwarran Gending. Karena Pramuka Kwarran Gending ini dinilai sangat aktif dibandingkan dengan kwartir ranting yang lain, diharapkan hal itu bisa dilanjutkan,” tambahnya.
Terpilihnya kembali Irawan sekaligus membuka periode baru bagi Pramuka Gending. Tantangannya bukan hanya mempertahankan aktivitas organisasi, tetapi juga menjadikan Pramuka lebih responsif terhadap persoalan lingkungan dan kebutuhan pembentukan karakter generasi muda. (nab/zid)
Baca Juga :
