Kraksaan, Lensaupdate.com – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo periode 2022–2026 Zainul Hasan berpamitan kepada seluruh keluarga besar olahraga menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak kepengurusan baru menjaga soliditas organisasi sekaligus melanjutkan trend peningkatan prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo.
Pesan itu disampaikan Zainul Hasan saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Sabtu (1/8/2026).
Di hadapan pengurus cabang olahraga, atlet, pelatih dan tamu undangan, Zainul menyampaikan rasa syukur atas perjalanan empat tahun kepemimpinannya yang dinilai penuh tantangan sekaligus menghasilkan berbagai capaian membanggakan.
Ia mengungkapkan peningkatan prestasi Kabupaten Probolinggo pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur menjadi salah satu hasil kerja keras seluruh elemen olahraga yang patut dipertahankan.
"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang selama ini selalu mendampingi dan memberikan dukungan kepada KONI. Berkat kebersamaan tersebut, prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo terus meningkat hingga mampu mencapai peringkat 19 Porprov Jawa Timur," ujarnya.
Selain menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Zainul juga memberikan penghargaan kepada panitia Musorkab yang telah menyelenggarakan forum organisasi dengan baik dan lancar.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan Zainul untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus, atlet, pelatih maupun pengurus cabang olahraga apabila selama memimpin terdapat sikap maupun kebijakan yang kurang berkenan.
"Saya memohon maaf apabila selama memimpin ada perkataan atau tindakan yang mungkin membuat kurang nyaman. Semua yang saya lakukan semata-mata demi menjaga organisasi dan mendorong prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo," katanya.
Dalam kesempatan itu, Zainul menekankan bahwa memimpin KONI membutuhkan dedikasi tinggi. Menurutnya, seorang ketua tidak cukup hanya memiliki kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga harus bersedia meluangkan waktu untuk hadir bersama atlet dan cabang olahraga.
"Kehadiran seorang ketua sangat penting. Atlet dan pengurus cabang olahraga membutuhkan perhatian secara langsung. Itu menjadi salah satu bentuk motivasi yang tidak bisa digantikan," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kepemimpinan di KONI sering kali menuntut pengorbanan, termasuk kesiapan membantu mengatasi kebutuhan organisasi dalam berbagai kondisi.
Karena itu, Zainul berharap ketua yang baru mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia usaha serta seluruh cabang olahraga agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkesinambungan.
Baca Juga : KONI Kabupaten Probolinggo Beri Reward Atlet dan Pelatih Peraih Medali Porprov Jatim 2025
Meski tidak lagi memimpin KONI, Zainul memastikan dirinya tetap akan memberikan dukungan terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Probolinggo.
"Saya mungkin tidak lagi berada di dalam kepengurusan, tetapi kecintaan saya terhadap olahraga tidak akan pernah berhenti. Saya akan tetap bersama atlet dan cabang olahraga untuk memberikan dukungan demi kemajuan olahraga Kabupaten Probolinggo," tegasnya.
Menutup sambutannya, Zainul mengajak seluruh insan olahraga menjaga persatuan dan menghindari perpecahan pasca-Musorkab.
Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak ditentukan oleh sosok ketua semata, melainkan oleh kekompakan seluruh pengurus, pelatih, atlet dan pemerintah daerah dalam membangun pembinaan yang berkelanjutan.
"Siapa pun yang memimpin nanti, mari kita dukung bersama. Yang terpenting bukan siapa ketuanya, tetapi bagaimana KONI terus melahirkan prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo di berbagai kejuaraan," pungkasnya. (nab/zid)
.jpeg)