Kraksaan, Lensaupdate.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo memberikan penghargaan berupa reward kepada atlet dan pelatih peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kabupaten Probolinggo Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Habib Mahdi, Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Probolinggo Ning Ayu Nofita Rahmawati Bersama sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, perwakilan Forkopimda, Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan serta pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan itu, penghargaan diserahkan kepada atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan medali pada Porprov Jawa Timur 2025. Reward diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, perjuangan dan prestasi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan diberikan kepada atlet dan pelatih dari cabang olahraga arung jeram, muaythai, berkuda memanah, tinju, kurash, balap sepeda road race, gantole, biliar, kick boxing, IBCA MMA, senam artistik, taekwondo, atletik, catur dan drumband.
Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para atlet dan pelatih yang telah bekerja keras mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.
“Reward yang diberikan hari ini mungkin tidak sebanding dengan perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan para atlet. Namun ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Probolinggo kepada para pejuang olahraga yang telah mengharumkan nama daerah,” katanya.
Menurut Wabup Fahmi, setiap medali yang diraih merupakan hasil dari proses panjang yang penuh disiplin, latihan dan pengorbanan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pembinaan olahraga di Kabupaten Probolinggo.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Di balik setiap medali ada kerja keras, semangat juang dan pengorbanan yang luar biasa. Oleh karena itu, prestasi yang sudah diraih harus menjadi motivasi untuk meraih capaian yang lebih tinggi di masa mendatang,” tegasnya.
Wabup Fahmi berharap Rakerkab KONI tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi mampu menghasilkan program dan strategi pembinaan yang lebih terarah guna melahirkan atlet-atlet berprestasi secara berkelanjutan.
“Kita harus membangun sistem pembinaan yang kuat dan berkesinambungan. Target kita bukan hanya menambah koleksi medali, tetapi menciptakan regenerasi atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” jelasnya.
Sementara Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan menyampaikan rasa syukur atas pencairan reward yang selama ini dinantikan para atlet dan pelatih. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap dunia olahraga.
“Alhamdulillah reward atlet akhirnya dapat disalurkan. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus berprestasi dan semakin mencintai olahraga yang mereka tekuni,” ujarnya.
Zainul mengungkapkan prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo terus mengalami peningkatan. Pada Porprov Jawa Timur 2025 di Malang Raya, Kabupaten Probolinggo berhasil menempati peringkat ke-19, meningkat dibandingkan capaian sebelumnya yang masih berada di papan bawah.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga hingga dukungan pemerintah daerah. Prestasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ungkapnya.
Melalui penghargaan tersebut, KONI Kabupaten Probolinggo berharap semangat berprestasi para atlet terus meningkat sehingga mampu membawa nama daerah semakin diperhitungkan dalam berbagai ajang olahraga tingkat regional maupun nasional. (nab/zid)
