Inspektorat Kabupaten Probolinggo Perkuat Pengawasan Desa Melalui Implementasi Aplikasi SI Desa SAE


Kraksaan, Lensaupdate.com – Inspektorat Kabupaten Probolinggo mulai mengimplementasikan aplikasi SI Desa SAE melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di ruang pertemuan Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo, Senin (15/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan, pembinaan dan tata kelola pemerintahan desa berbasis data.

Kegiatan bimtek diikuti oleh dua Klinik Kecamatan, yakni Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Pajarakan. Hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi, Inspektur Pembantu Bidang Perekonomian Taufiqi, Dekan Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid Zainal Arifin, Kepala Bidang Teknologi dan Informasi Diskominfo Kabupaten Probolinggo Rahadi Septanto Kurniawan serta Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Probolinggo Ofie Agustin.

SI Desa SAE merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai bank data sekaligus sarana monitoring dan evaluasi bagi camat dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa. Melalui sistem ini, laporan penyelenggaraan pemerintahan desa dapat disampaikan sesuai jadwal sehingga mendukung tertib administrasi dan pengawasan yang lebih efektif.

Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi mengatakan aplikasi SI Desa SAE menjadi instrumen penting dalam mendukung tugas camat melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap desa di wilayah masing-masing.

“SI Desa SAE adalah alat yang membantu camat dalam melaksanakan pengawasan dan pembinaan desa di wilayahnya. Saat ini kita sudah harus menerapkan sistem digital dalam seluruh aktivitas pekerjaan. Karena itu aplikasi ini wajib sukses dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Imron juga menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid yang telah berkontribusi dalam pengembangan aplikasi tersebut melalui program pengabdian kepada masyarakat.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid yang telah memberikan sumbangsih nyata kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui pengembangan aplikasi SI Desa SAE,” jelasnya.

Sementara Dekan Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid Zainal Arifin menegaskan pengembangan aplikasi SI Desa SAE merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Aplikasi SI Desa SAE merupakan bentuk komitmen Universitas Nurul Jadid dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Ini juga menjadi wujud pengabdian putra daerah untuk kemajuan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Inspektur Pembantu Bidang Perekonomian Inspektorat Kabupaten Probolinggo Taufiqi menjelaskan aplikasi tersebut memiliki manfaat yang luas bagi berbagai pemangku kepentingan.

“Bagi desa, aplikasi ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen yang aman. Bagi camat, SI Desa SAE digunakan untuk monitoring dan evaluasi secara tepat waktu. Aplikasi ini juga sangat diperlukan oleh APIP dan Dinas PMD sebagai bahan kajian, serta menjadi sumber data strategis bagi Bupati dalam menentukan kebijakan,” terangnya.

Menurut Taufiqi, keberadaan SI Desa SAE diharapkan mampu menciptakan kepatuhan administrasi, meningkatkan kualitas pelaporan serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan berbasis data.

“Dengan SI Desa SAE, kita ingin membangun budaya tertib administrasi, meningkatkan kepatuhan pelaporan serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan berbasis data,” pungkasnya. (nab/zid)