Pakuniran, Lensaupdate.com - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo terus mendorong peningkatan standar keamanan pangan asal hewan melalui pendampingan terhadap pelaku usaha pengolahan susu. Salah satunya dilakukan melalui penilaian check list pra Nomor Kontrol Veteriner (NKV) di Rumah Susu Usaha Dagang (UD) Sumber Barokah Desa Sumberkembar Kecamatan Pakuniran, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto bersama tim dengan melakukan pemeriksaan sarana, prasarana dan sistem pengelolaan usaha sebagai persiapan sebelum audit NKV.
Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki agar rumah susu tersebut memenuhi standar yang dipersyaratkan.
“Setelah kami melakukan check list pra NKV, masih ditemukan sekitar 18 item yang harus segera diperbaiki. Karena itu saat ini Rumah Susu UD Sumber Barokah masih belum bisa mendapatkan rekomendasi untuk mengikuti audit NKV,” katanya.
Menurut Niko, perbaikan yang perlu dilakukan antara lain berkaitan dengan penerapan biosecurity, sistem sirkulasi udara, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) serta penataan alur kerja sesuai ketentuan penilaian NKV.
“Pemilik usaha harus melengkapi dan mengoptimalkan sarana prasarana maupun sumber daya manusia yang mendukung penerapan higiene dan sanitasi. Dengan demikian produk susu yang dihasilkan benar-benar aman dan layak dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.
Meski masih terdapat sejumlah catatan, Diperta memberikan apresiasi terhadap semangat pelaku usaha dalam mengembangkan industri pengolahan susu di Kabupaten Probolinggo. Apalagi usaha tersebut didukung peralatan yang relatif baru dan memiliki potensi untuk berkembang lebih besar.
“Kami sangat mengapresiasi usaha ini. Peralatan yang dimiliki rata-rata masih baru dan kondisinya bagus. Kami berharap pemilik tetap semangat karena Dinas Pertanian akan terus memfasilitasi dan mendukung proses perbaikannya hingga memenuhi standar yang dipersyaratkan,” terangnya.
Rumah Susu UD Sumber Barokah mengolah susu yang berasal dari peternak di wilayah Kecamatan Krucil dengan melibatkan lima tenaga kerja. Selain pendampingan menuju sertifikasi NKV, Diperta juga mendorong pelaku usaha untuk melengkapi berbagai perizinan lain guna memperkuat legalitas usaha.
“Kami juga menyarankan agar pemilik belajar dan berbagi pengalaman dengan pengelola rumah susu yang sudah lebih dulu berkembang di Kecamatan Krucil. Dengan saling bertukar informasi dan pengetahuan, diharapkan usaha ini dapat berkembang lebih cepat dan menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya,” tambahnya.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Diperta Kabupaten Probolinggo berharap semakin banyak unit usaha pengolahan susu yang mampu memenuhi standar NKV sehingga dapat meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing usaha peternakan serta menjamin keamanan pangan bagi masyarakat. (ren/zid)
