Probolinggo, Lensaupdate.com - Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memanfaatkan momentum libur cuti bersama untuk menyapa para jemaah haji asal Kota Probolinggo yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci melalui komunikasi virtual, Jum'at (15/5/2026).
Komunikasi hangat penuh suasana kekeluargaan itu dilakukan melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui akun TikTok pribadi Wali Kota Probolinggo.
Dalam dialog tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin berkomunikasi langsung dengan sejumlah jemaah dan petugas haji asal Kota Probolinggo yang saat ini berada di Makkah.
Beberapa di antaranya anggota DPRD Kota Probolinggo Issah Junaidah, Syaiful Rohman dan Eko Purwanto. Turut hadir pula Kepala Disperinaker Retno Fajar Winarti, petugas kesehatan haji dr. Mega Ratnasari, Kasubag Protokol Firman Wigahadi Pratama serta Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo Didik Heriadi.
Dalam kesempatan itu, wali kota menerima laporan perkembangan kondisi para jemaah haji asal Kota Probolinggo yang sebagian besar telah menyelesaikan rangkaian ibadah awal seperti miqat, tawaf dan sai.
“Alhamdulillah, jemaah bisa menjalankan ibadah hajinya. Walaupun ada satu jemaah yang sedang dirawat dan belum sempat ke Mekkah, sementara 311 jemaah lainnya bersama petugas sudah berada di Mekkah dan menjalankan rangkaian ibadah mulai dari miqat, tawaf hingga sai,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi virtual tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus bentuk perhatian Pemerintah Kota Probolinggo kepada para jemaah haji yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kita ingin memastikan para jemaah tetap nyaman dan khusyuk menjalankan ibadah. Jangan sampai komunikasi ini justru mengganggu kekhusyukan mereka, terutama saat puncak ibadah di Padang Arafah nanti,” katanya.
Wali Kota Amin juga berencana kembali melakukan komunikasi virtual setelah pelaksanaan puncak ibadah haji pada 10 Dzulhijah mendatang.
Dalam kesempatan itu, ia turut memohon doa dari para jemaah agar Kota Probolinggo selalu diberikan keamanan, kesehatan dan keberkahan. “Kami juga memohon doa dari para jemaah calon haji di Mekkah untuk kesehatan masyarakat Kota Probolinggo, suasana yang tenteram, keamanan dan agar kota ini semakin kondusif,” tambahnya.
Sementara Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo Didik Heriadi memastikan kondisi jemaah calon haji asal Kota Probolinggo secara umum dalam keadaan sehat. “Alhamdulillah, berdasarkan koordinasi intensif dan pemantauan digital yang kami lakukan, seluruh jemaah calon haji Kota Probolinggo dalam kondisi sehat walafiat,” jelasnya.
Meski demikian, terdapat satu jemaah atas nama Basori yang masih menjalani perawatan di Madinah karena kondisi kesehatan belum memungkinkan untuk diberangkatkan ke Mekkah. Namun pihaknya telah menyiapkan skema safari wukuf agar jemaah yang sakit tetap dapat mengikuti rangkaian ibadah haji.
“Secara syariat, jemaah yang sakit tetap akan difasilitasi safari wukuf. Mudah-mudahan sebelum Armuzna beliau sudah sehat dan bisa kembali bergabung bersama istrinya,” ujarnya.
Didik juga menjelaskan bahwa jemaah asal Kota Probolinggo yang tergabung dalam Kloter SUB 05 akan mengikuti program murur dan tanazul untuk menjaga kondisi fisik saat puncak ibadah haji.
Di sisi lain, anggota DPRD Kota Probolinggo Eko Purwanto menyampaikan semangat para jemaah tetap tinggi meskipun suhu udara di Mekkah mencapai 44 derajat Celsius. “Kami di sini Alhamdulillah sehat walafiat. Walaupun panas mencapai 44 derajat, semangat jemaah tidak surut,” katanya.
Hal senada disampaikan petugas kesehatan haji dr. Mega Ratnasari. Menurutnya, secara umum kondisi kesehatan jemaah masih aman meskipun beberapa mengalami gangguan ringan akibat cuaca panas dan kering.
“Kalau kondisi jemaah saat ini banyak yang mengalami batuk, pilek dan gatal-gatal karena cuaca kering. Tetapi secara umum aman dan terkendali,” pungkasnya. (mel/fas)
