Binwin Kecamatan Kraksaan Bekali Calon Pengantin Cegah Risiko Stunting


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kecamatan Kraksaan berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kecamatan Kraksaan dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kraksaan menggelar bimbingan perkawinan (binwin) bagi calon pengantin di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menikah itu Ibadah, Bukan Sekadar Tren serta Menjaga Niat di Tengah Gaya Hidup Modern” tersebut diikuti oleh 22 pasangan calon pengantin dari wilayah Kecamatan Kraksaan.

Hadir dalam kegiatan itu Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo Imamudin Nurfajri, Camat Kraksaan Puja Kurniawan, Kepala KUA Kecamatan Kraksaan Muhammad Amin, Ketua TP PKK Kecamatan Kraksaan Wiwin Setyowati Puja Kurniawan, Koordinator PLKB Kecamatan Kraksaan Taufik Muhammad Waras, perwakilan Puskesmas Kraksaan Hidayaning Suci, Kasi Kesra Kecamatan Kraksaan serta para penyuluh agama KUA Kecamatan Kraksaan.

Camat Kraksaan Puja Kurniawan mengatakan bimbingan perkawinan menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga sekaligus upaya pencegahan stunting sejak dini.

“Bimbingan perkawinan bagi calon pengantin adalah proses pembekalan sebelum menikah untuk membantu pasangan memahami kehidupan rumah tangga secara lebih matang,” katanya.

Menurut Puja, melalui kegiatan tersebut para calon pengantin diberikan pemahaman mengenai kesiapan mental, emosional, kesehatan reproduksi hingga pola pengasuhan anak agar mampu membangun keluarga yang sehat dan harmonis.

“Calon pengantin belajar memahami perubahan peran setelah menikah sehingga lebih siap menghadapi tantangan rumah tangga, termasuk bagaimana membangun komunikasi yang baik dan menyelesaikan konflik secara bijaksana,” jelasnya.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri baik dari sisi agama, hukum maupun sosial sebagai bekal membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.

“Melalui bimbingan ini pasangan diharapkan memahami tanggung jawab masing-masing dalam keluarga serta mampu menciptakan hubungan yang saling menghormati, penuh kasih sayang dan stabil dalam jangka panjang,” terangnya.

Sementara Ketua TP PKK Kecamatan Kraksaan Wiwin Setyowati Puja Kurniawan menambahkan kegiatan binwin juga memberikan edukasi terkait pengelolaan ekonomi keluarga dan pentingnya keterbukaan finansial dalam rumah tangga.

“Calon pengantin juga mendapat pemahaman tentang pengelolaan keuangan rumah tangga, perencanaan kebutuhan keluarga serta pentingnya kerja sama dalam pengasuhan anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wiwin menegaskan kegiatan tersebut diharapkan mampu menekan angka perceraian sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Probolinggo melalui peningkatan kesiapan pasangan dalam membangun keluarga.

“Secara umum, bimbingan perkawinan bukan hanya formalitas sebelum menikah, tetapi menjadi sarana membangun kesiapan pasangan agar dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan lebih bijaksana, harmonis dan berkualitas,” pungkasnya. (nab/zid)