80 Calon Haji Kraksaan Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas Pajarakan


Pajarakan, Lensaupdate.com – Kesiapan fisik menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Sebanyak 80 calon jamaah haji asal Kecamatan Kraksaan menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Pajarakan, Senin (12/10/2026), sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji 2027.

Pemeriksaan yang memasuki hari kelima tersebut menjadi tahapan untuk menilai kondisi kesehatan calon jamaah, sekaligus mendukung proses penetapan istitaah kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin, mengingatkan calon jamaah agar tidak menunda persiapan kesehatan hingga mendekati waktu keberangkatan.

“Kami menghimbau seluruh calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan sejak dini, baik fisik maupun mental. Persiapan kesehatan tidak cukup dilakukan menjelang keberangkatan, tetapi perlu menjadi perhatian sejak sekarang agar jemaah lebih siap menjalankan rangkaian ibadah haji,” ujarnya.

Menurut Ervin, pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting dalam menentukan apakah calon jamaah memenuhi persyaratan istitaah kesehatan untuk melaksanakan ibadah haji.

Ia menjelaskan, proses pemeriksaan dan penetapan status istitaah mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) Nomor 82 Tahun 2026 tentang Pedoman Penetapan Istitaah Kesehatan Jamaah Haji Indonesia. Dalam pedoman tersebut, terdapat 21 aspek kesehatan yang perlu diperhatikan.

Ervin meminta seluruh calon jamaah mengikuti pemeriksaan dengan baik dan memperhatikan rekomendasi tenaga kesehatan. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan, calon jamaah diharapkan segera menindaklanjutinya sesuai arahan petugas medis.

“Kami berharap seluruh calon jamaah haji mengikuti pemeriksaan kesehatan dengan baik dan mematuhi arahan petugas kesehatan. Apabila terdapat kondisi kesehatan yang perlu ditangani, hendaknya segera ditindaklanjuti sesuai rekomendasi tenaga medis,” lanjutnya.

Selain mengikuti pemeriksaan, calon jamaah juga diimbau menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan menjaga kebugaran tubuh, mengatur pola makan, mencukupi waktu istirahat, serta menjalani pemeriksaan dan pengobatan apabila diperlukan.

Menurut Ervin, kesiapan kesehatan perlu dibangun secara bertahap karena rangkaian ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang memadai. Dengan persiapan sejak dini, calon jamaah diharapkan dapat lebih siap menghadapi aktivitas ibadah selama berada di Tanah Suci.

Kemenhaj Kabupaten Probolinggo berharap rangkaian pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji tahun 2027 berjalan lancar. Pemeriksaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persiapan menuju Tanah Suci tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan perlengkapan, tetapi juga menjaga kesehatan secara berkelanjutan. (nab/zid)

Baca Juga :