Orang Tua Didorong Perkuat Pendidikan Karakter Anak di Rumah


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pendidikan karakter anak tidak cukup hanya dibangun melalui pembelajaran di sekolah. Nilai yang diterima anak di ruang kelas perlu dilanjutkan dalam lingkungan keluarga agar pembentukan akhlak dan kebiasaan positif berlangsung secara konsisten.

Hal itu menjadi salah satu perhatian Yayasan Ishlahul Ummah melalui kegiatan silaturrahim dan kajian rutin Pos Gabungan yang digelar di Aula SMPIT Permata Kraksaan, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan pengurus yayasan, pendidik dan orang tua siswa dari sejumlah unit pendidikan di bawah Yayasan Ishlahul Ummah. Forum itu dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan anak.

Ketua Yayasan Ishlahul Ummah Ustadz Yasin mengatakan, keterlibatan orang tua memiliki posisi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, nilai yang diajarkan sekolah akan lebih mudah menjadi kebiasaan apabila mendapatkan penguatan dari keluarga.

“Sinergi yang baik adalah kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang suportif, di mana nilai-nilai luhur yang diajarkan di sekolah dapat diterapkan secara konsisten di rumah,” ujarnya.

Karena itu, Paguyuban Orang Tua Siswa (POS) Gabungan dipandang tidak sekadar sebagai wadah pertemuan. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi antara orang tua, sekolah dan yayasan untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan anak.

Pendekatan tersebut menempatkan keluarga sebagai bagian dari proses pendidikan, bukan hanya sebagai pihak yang menerima informasi mengenai perkembangan anak dari sekolah.

Penguatan peran keluarga juga disampaikan dalam kajian bertema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Membangun Generasi Berkarakter Mulia” yang disampaikan Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo sekaligus Rais Syuriah PCNU Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan.

Kajian tersebut memberikan penguatan mengenai nilai spiritual dan moral yang dapat menjadi bekal orang tua dalam mendampingi anak. Peserta juga mendapatkan motivasi mengenai pentingnya menerapkan pola asuh yang berlandaskan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi orang tua, forum seperti ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan pihak sekolah dan yayasan. Salah seorang wali murid mengatakan kegiatan rutin tersebut memberikan manfaat karena orang tua memperoleh bekal dalam mendampingi pendidikan anak.

“Kegiatan rutin seperti ini sangat bermanfaat, bukan hanya untuk mempererat silaturahim dengan yayasan dan sekolah, tetapi juga memberikan bekal berharga bagi kami para orang tua dalam mendidik anak-anak,” ujarnya.

Yayasan Ishlahul Ummah berharap komunikasi antara sekolah dan keluarga dapat terus terjaga melalui kegiatan rutin tersebut. Sinergi diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi diterapkan dalam pola pendidikan anak sehari-hari.

Dengan keterlibatan kedua lingkungan tersebut, pembentukan karakter, ketakwaan dan akhlak anak diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan, baik melalui pembelajaran di sekolah maupun pembiasaan di rumah. (nab/zid)

Baca Juga :