Bupati Haris Ingatkan ASN, Setiap Tugas adalah Amanah Warga


Kraksaan, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa setiap tugas yang dijalankan merupakan amanah dari masyarakat. Karena itu, pekerjaan pemerintahan tidak cukup hanya terlihat sibuk, tetapi harus memberikan hasil dan pelayanan yang dirasakan warga.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Haris saat memimpin apel pagi bersama karyawan dan karyawati di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (14/9/2026).

Dalam arahannya, Bupati Haris mengajak para aparatur melihat kembali makna tanggung jawab yang melekat pada pekerjaan mereka. Menurutnya, berbagai fasilitas dan kewenangan yang digunakan ASN dalam menjalankan tugas merupakan bagian dari kepercayaan masyarakat.

“Tolong jaga. Seragam yang Anda pakai, meja kerja yang Anda pakai, tanda tangan yang Anda bubuhkan, itu adalah amanah dari masyarakat Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Pesan tersebut juga dikaitkan dengan upaya mencegah perilaku korupsi. Bupati Haris mengingatkan bahwa persoalan korupsi tidak selalu bermula dari perkara materi.

Ia menilai kebiasaan kecil dalam pekerjaan, termasuk menunda pekerjaan yang seharusnya segera diselesaikan, perlu menjadi perhatian setiap aparatur.

“Saya ingin mengingatkan lebih jauh tentang korupsi. Korupsi ini tidak hanya tentang materi, tetapi ada satu pekerjaan kecil yang mungkin hanya sekadar menunda pekerjaan. Itu adalah kebiasaan yang bisa menjurus kepada hal-hal yang sifatnya korupsi,” tegasnya.

Selain kepada seluruh ASN, perhatian khusus disampaikan kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bupati Haris meminta setiap pimpinan memahami tanggung jawab yang melekat pada kewenangannya.

“Setiap persoalan yang terjadi di bawah kewenangan seorang pimpinan menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus diselesaikan,” lanjutnya.

Bupati Haris juga menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama. Pimpinan OPD diminta tidak hanya menunggu persoalan muncul atau menunggu instruksi dari kepala daerah.

“Prioritas utama kita adalah pelayanan publik. Jangan menunggu Bupati yang turun. Teman-teman harus turun melihat pelayanan dan memastikan ini baik atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan langsung pimpinan diperlukan agar kondisi pelayanan dapat diketahui secara nyata. Dengan demikian, persoalan yang muncul dapat segera diperhatikan sesuai kewenangan masing-masing.

Bupati Haris juga mengingatkan ASN agar tidak menjadikan kesibukan sebagai ukuran utama dalam bekerja. Setiap pekerjaan harus memiliki prioritas dan menghasilkan output yang jelas.

“Jangan kemudian Anda mengutamakan sibuk sekali, kelihatannya sibuk tetapi output-nya tidak ada sama sekali. Prioritaskan saja pekerjaan dan siapkan semuanya,” terangnya.

Di sisi lain, ia mengajak aparatur menjalankan pekerjaan dengan semangat dan menikmatinya. Menurutnya, menjalankan tugas dengan baik membutuhkan kesungguhan sekaligus sikap positif terhadap pekerjaan.

“Menikmati pekerjaan Anda. Entah bagaimana caranya, yang penting bagaimana Anda menikmati pekerjaan itu,” tuturnya.

Menutup arahannya, Bupati Haris mengingatkan bahwa tanggung jawab ASN tidak berhenti pada penilaian pimpinan. Setiap pekerjaan juga memiliki pertanggungjawaban moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ia pun mengajak seluruh aparatur untuk saling mengingatkan dan berani memberikan teguran apabila menemukan hal yang perlu diperbaiki.

Dengan pesan tersebut, apel pagi tidak hanya menjadi rutinitas kedinasan, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran pemerintahan Kabupaten Probolinggo untuk menjaga amanah, memperkuat tanggung jawab dan memastikan pelayanan publik benar-benar berjalan untuk kepentingan masyarakat. (nab/zid)

Baca Juga :