15 Pejabat Fungsional Pemkab Probolinggo Resmi Dilantik, Sekda Ugas Tekankan Profesionalisme


DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali memperkuat kualitas pelayanan publik dengan melantik 15 pejabat fungsional baru. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, diharapkan menjadi langkah awal lahirnya aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Prosesi pelantikan berlangsung di ruang pertemuan PRIC Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Rabu (5/8/2026). Suasana berlangsung khidmat ketika para pejabat fungsional mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah negara.

Pelantikan tersebut diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 15 pejabat yang dilantik terdiri atas 11 pejabat fungsional penilik, dua pejabat fungsional medik veteriner, satu pejabat fungsional analis sumber daya manusia aparatur, serta satu pejabat fungsional analis kebencanaan.

Kehadiran para pejabat fungsional baru ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Probolinggo. Setiap jabatan memiliki peran strategis sesuai kompetensi dan bidang keahlian masing-masing.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan pertama ke dalam jabatan fungsional bukan sekadar seremoni atau perubahan status jabatan, melainkan awal perjalanan pengabdian sebagai ASN profesional.

"Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah resmi diangkat dan dilantik untuk pertama kalinya dalam jabatan fungsional. Momentum ini merupakan awal perjalanan pengabdian profesional sebagai Aparatur Sipil Negara yang mengemban tugas berdasarkan kompetensi, keahlian dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing," ujar Ugas.

Menurutnya, jabatan fungsional merupakan bentuk kepercayaan negara kepada aparatur yang memiliki kompetensi khusus. Oleh sebab itu, setiap pejabat dituntut mampu menjaga integritas, disiplin, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Ia menekankan bahwa masyarakat kini semakin menaruh harapan besar terhadap kualitas pelayanan pemerintah. Karena itu, ASN dituntut tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Pengangkatan pertama ke dalam jabatan fungsional bukan sekadar perubahan status jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan negara atas kompetensi yang saudara miliki. Kepercayaan tersebut harus dijawab dengan dedikasi, integritas, disiplin dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut Sekda Ugas mengingatkan bahwa profesionalisme ASN menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Setiap keputusan dan pekerjaan yang dilakukan pejabat fungsional akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas layanan publik.

"Jabatan yang diemban bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, para pejabat saya minta terus meningkatkan kompetensi, memperbarui pengetahuan, dan beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan masyarakat," terangnya.

Sekda Ugas juga mengajak seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik untuk membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat seiring dengan tuntutan reformasi birokrasi.

"Jadikan pelantikan hari ini sebagai awal pengabdian yang penuh semangat, kejujuran dan profesionalisme. Laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, karena setiap tugas yang saudara emban akan memberikan dampak bagi kualitas pelayanan pemerintah dan kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Pelantikan 15 pejabat fungsional ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Probolinggo dalam memperkuat sumber daya manusia aparatur. Melalui pengisian jabatan berbasis kompetensi, pemerintah daerah berharap mampu menghadirkan birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan bertambahnya pejabat fungsional di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan hewan, manajemen ASN hingga kebencanaan, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Probolinggo semakin efektif, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang. (yud/fas)