Kraksaan, Lensaupdate.com - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo menetapkan Muhammad Safi'i sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2029 secara aklamasi. Penetapan tersebut menjadi simbol soliditas organisasi kepemudaan sekaligus awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Musda yang digelar di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (31/7/2026) ini diikuti oleh 45 pemegang hak suara yang berasal dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tingkat kabupaten dan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kabupaten Probolinggo.
Proses pemilihan berlangsung tertib dan demokratis. Muhammad Safi'i menjadi satu-satunya kandidat yang memperoleh dukungan penuh dari seluruh peserta, sehingga ditetapkan sebagai ketua terpilih melalui mekanisme aklamasi.
Selain menetapkan ketua baru, Musda juga menjadi forum evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi dan program kerja KNPI untuk tiga tahun mendatang.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Muhammad Safi'i menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang lebih adaptif, produktif dan berdampak bagi masyarakat.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan lapangan kerja, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan karakter kepemimpinan.
"Tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan lapangan pekerjaan, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, penguatan karakter kepemimpinan serta peningkatan kapasitas ekonomi," katanya.
Safi'i menjelaskan visi kepemimpinannya adalah mewujudkan pemuda Kabupaten Probolinggo yang mandiri secara ekonomi, adaptif terhadap teknologi, berkarakter dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Untuk mewujudkan visi tersebut, KNPI akan memprioritaskan program pengembangan kewirausahaan, peningkatan literasi digital, pelatihan kepemimpinan, penguatan kapasitas organisasi kepemudaan hingga pemberdayaan generasi muda berbasis potensi lokal.
"Kami ingin KNPI menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda untuk berkolaborasi, berkarya dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Organisasi ini harus mampu melahirkan program yang produktif dan benar-benar dirasakan manfaatnya," ujarnya.
Ia menambahkan, kepengurusan baru akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas kepemudaan serta berbagai elemen masyarakat.
Menurut Safi'i, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program pemberdayaan pemuda tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan peluang usaha, meningkatkan kompetensi generasi muda dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
"Kolaborasi lintas sektor ini penting agar program pemberdayaan pemuda tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan kompetensi generasi muda dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan," tegasnya.
Terpilihnya Muhammad Safi'i secara aklamasi juga mencerminkan kuatnya semangat persatuan di internal KNPI Kabupaten Probolinggo. Dukungan penuh dari seluruh pemegang hak suara menjadi modal penting bagi kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi selama periode 2026–2029.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, KNPI Kabupaten Probolinggo diharapkan semakin memperkuat fungsinya sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi muda yang inovatif, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)