Probolinggo, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk kedua kalinya, Pemkab Probolinggo mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa berbagai kebutuhan pokok bagi warga yang tengah menghadapi dampak bencana.
Bantuan tersebut dilepas secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief di Kantor BPBD Kabupaten Probolinggo, Selasa (25/8/2026).
Sebanyak tiga kendaraan digunakan untuk mengangkut bantuan yang dihimpun dari kepedulian sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo.
Berbagai kebutuhan masyarakat dikirim dalam bantuan tersebut. Di antaranya mie instan, susu, malkist, makanan ringan, pampers balita, roti, masker, minyak goreng, obat-obatan, sabun mandi, gula, beras, air mineral, biskuit, perlengkapan mandi serta paket sembako berupa minyak, gula dan beras tiga kilogram.
Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan pengiriman tersebut merupakan bentuk solidaritas Pemkab Probolinggo kepada masyarakat NTT yang sedang menghadapi musibah.
“Hari ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali untuk kedua kalinya mengirim bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang menerima ujian dari Allah SWT di NTT. Ini adalah bukti kepedulian Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Menurut Anang, gerakan kemanusiaan tersebut menjadi semakin bermakna karena dilakukan dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Semangat berbagi tersebut, lanjutnya, menunjukkan adanya kepedulian dari berbagai unsur di lingkungan Pemkab Probolinggo untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Berbagai pihak di lingkungan Pemkab Probolinggo tergerak untuk berbagi dengan masyarakat NTT yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Bantuan yang telah dikumpulkan kemudian disalurkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur untuk diteruskan kepada masyarakat terdampak di NTT.
“Yang dikirim hari ini ada tiga kendaraan hasil kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Nantinya bantuan ini akan disalurkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur ke NTT bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” terangnya.
Anang berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat terdampak. Ia menyadari bantuan yang dikirim mungkin tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga, namun kepedulian dan keikhlasan dalam membantu menjadi bagian penting dari gerakan kemanusiaan.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo berdoa semoga apa yang sedikit kami berikan bagi saudara-saudara kami di NTT mampu membantu meringankan,” tuturnya.
Pemkab Probolinggo juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun organisasi yang ingin ikut memberikan bantuan. Menurut Anang, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu sehingga dukungan kemanusiaan masih diperlukan.
“Ke depan Kabupaten Probolinggo melalui BPBD masih membuka peluang untuk peduli kepada saudara-saudara kita. Saya pikir masih cukup butuh waktu ke depan, sehingga saudara-saudara kita di NTT perlu dibantu, tidak hanya dengan doa tetapi juga dengan bantuan material,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Menurutnya, solidaritas terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah merupakan bagian dari nilai kemanusiaan dan persaudaraan sebagai sesama warga Indonesia.
“Buat teman-teman di Kabupaten Probolinggo, luruskan niat dan buka hati. Mari kita ketuk hati kita masing-masing untuk membantu saudara kita. Tetap kuat dan semangat untuk saudara-saudara kami di NTT,” pungkasnya. (mel/fas)
Baca Juga :
.jpeg)