Pajarakan, Lensaupdate.com – MAN 2 Probolinggo bersama MTsN 2 Probolinggo memperkuat pendidikan karakter siswa melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertema “Bersatu, Berakhlak dan Berkarya Untuk Negeri” di GOR MAN 2 Probolinggo, Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi dari kedua madrasah. Selain menjadi momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, peringatan Maulid juga diarahkan untuk menanamkan nilai akhlak, kebersamaan serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Kepala Desa Karanggeger, Ketua Yayasan Nurul Hasan, Komite Madrasah MTsN 2 dan MAN 2 Probolinggo serta Kepala MTsN 2 Probolinggo sekaligus Plt Kepala MAN 2 Probolinggo Ernawiyadi.
Nuansa religius semakin terasa dengan kehadiran Gus Hafidzul Ahkam dan Habib Muhsin bersama Majelis Ta'lim Ihyaul Muslimin yang memberikan tausiah dan memimpin pembacaan shalawat.
Kepala MTsN 2 Probolinggo sekaligus Plt Kepala MAN 2 Probolinggo Ernawiyadi mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang terus membangun kolaborasi antara MAN 2 dan MTsN 2 Probolinggo dalam berbagai kegiatan keagamaan.
“Terima kasih kepada seluruh panitia yang selama ini terus membangun kolaborasi dalam berbagai kegiatan, termasuk Madrasah Bersholawat. Mudah-mudahan sinergi dan kolaborasi ini terus berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan kedua lembaga perlu dipertahankan dan dikembangkan. Sinergi tersebut diharapkan tetap berjalan secara berkelanjutan meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di masing-masing madrasah.
Ernawiyadi juga mengajak para siswa menjadikan Maulid Nabi sebagai kesempatan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Ia meminta seluruh peserta menyimak tausiah dan mengikuti pembacaan shalawat dengan tertib serta penuh kekhusyukan.
“Mohon nanti tausiah dari Gus Hafidzul Ahkam dapat diperhatikan dengan baik. Begitu juga saat pembacaan shalawat, mari kita ikuti dengan penuh kekhusyukan dan rasa hormat,” terangnya.
Selain pesan keagamaan, Ernawiyadi mengingatkan pentingnya membangun semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Para siswa diajak membawa dan mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan kepada Indonesia.
“Semangat keagamaan harus berjalan beriringan dengan kecintaan terhadap bangsa. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi landasan bagi generasi muda untuk membangun karakter sekaligus berkontribusi positif bagi negeri,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa penghormatan terhadap rangkaian pembacaan shalawat perlu diwujudkan dengan mengikuti kegiatan secara tertib dan khusyuk.
Tidak hanya itu, para siswa diminta menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung. Sampah yang dihasilkan selama acara diharapkan tidak ditinggalkan di lokasi.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Keteladanan Rasulullah diharapkan dapat mendorong siswa memiliki sikap santun, disiplin, bertanggung jawab serta peduli terhadap sesama.
Kolaborasi MAN 2 dan MTsN 2 Probolinggo sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antarsiswa, guru dan keluarga besar kedua madrasah. Kebersamaan tersebut diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan positif dan edukatif.
Dengan semangat bersatu, berakhlak dan berkarya untuk negeri, peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu diterapkan dalam perilaku siswa di lingkungan madrasah, keluarga maupun masyarakat. (nab/zid)
Baca Juga :
