Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOSP


Paiton, Lensaupdate.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat tata kelola keuangan satuan pendidikan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penatausahaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang digelar di SDN Jabung Sisir 1 Kecamatan Paiton, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah, bendahara dan operator sekolah yang tergabung dalam Tim BOSP dari jenjang PAUD, SD hingga SMP se-Kecamatan Paiton. Bimtek ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan dana pendidikan agar lebih tertib, transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain memberikan pemahaman tentang tata kelola dana BOSP, kegiatan ini juga menjadi forum penyamaan persepsi terkait administrasi, pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran di masing-masing satuan pendidikan.

Sekretaris Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengatakan dana BOSP memiliki peran strategis dalam mendukung operasional sekolah dan peningkatan mutu layanan pendidikan. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional dan akuntabel.

“Bimbingan teknis ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada kepala sekolah, bendahara dan operator sekolah mengenai penatausahaan dana BOSP. Kami ingin memastikan seluruh tim BOSP memiliki persepsi yang sama sehingga pengelolaan dan pertanggungjawaban dana dapat dilakukan dengan baik, transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya.

Menurut Yunita, setiap pengelola BOSP harus memahami seluruh tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan program, pencatatan administrasi hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan.

“Pengelolaan dana BOSP tidak hanya berkaitan dengan administrasi keuangan, tetapi juga menyangkut akuntabilitas dan tanggung jawab kepada masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh pengelola harus memahami aturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya,” terangnya.

Yunita menegaskan tata kelola yang baik akan memastikan dana BOSP benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan peserta didik dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Melalui kegiatan ini, Disdikdaya berharap kualitas pengelolaan dana BOSP pada seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Probolinggo semakin meningkat sehingga mampu menciptakan tata kelola pendidikan yang profesional, efektif dan terpercaya.

“Harapan kami, setelah mengikuti bimtek ini, pengelolaan dana BOSP di semua jenjang pendidikan akan semakin baik, tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tata kelola yang baik, dana BOSP dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Disdikdaya Kabupaten Probolinggo dalam memperkuat kapasitas pengelola pendidikan dan mewujudkan sistem pengelolaan keuangan sekolah yang akuntabel serta berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan. (ren/zid)