Tongas, Lensaupdate.com - RSUD Tongas terus memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel melalui sosialisasi benturan kepentingan dan Whistleblowing System (WBS) di ruang pertemuan Bromo lantai 2 RSUD Tongas, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Direktur RSUD Tongas Catur Prangga Wadana dan menghadirkan narasumber Wahyuningsih P. Sosialisasi diikuti seluruh pejabat dan kepala ruang di lingkungan RSUD Tongas.
Direktur RSUD Tongas dr. Catur Prangga Wadana mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun budaya kerja yang profesional, objektif dan bebas dari praktik penyimpangan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperkuat budaya integritas di lingkungan RSUD Tongas agar seluruh proses pelayanan berjalan transparan dan akuntabel,” katanya.
Menurut Catur, seluruh pegawai harus memiliki pemahaman yang sama terkait benturan kepentingan maupun mekanisme pelaporan pelanggaran sehingga pelayanan publik dapat berjalan secara profesional.
Ia menjelaskan keberadaan Whistleblowing System tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelaporan, tetapi juga menjadi instrumen pengawasan internal untuk mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini.
“Kami ingin membangun budaya berani bicara atau speak up culture sehingga pegawai tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran,” jelasnya.
Catur menegaskan pihak rumah sakit menjamin kerahasiaan identitas pelapor agar sistem pelaporan dapat berjalan aman dan terpercaya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta terlihat antusias terutama saat pembahasan mengenai gratifikasi dan batasan benturan kepentingan dalam pelayanan publik. Bahkan sejumlah pegawai langsung melakukan pengisian formulir deklarasi benturan kepentingan setelah kegiatan selesai.
Ke depan, RSUD Tongas berencana memperkuat implementasi budaya integritas melalui pengembangan sistem teknologi informasi WBS, penyediaan media edukasi hingga audit kepatuhan deklarasi benturan kepentingan secara berkala.
“Harapannya budaya integritas benar-benar menjadi fondasi utama dalam seluruh proses bisnis organisasi dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (mel/fas)
