Krucil, Lensaupdate.com - Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo menggelar Jambore Kader TP PKK dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Bremi Eco Park Kecamatan Krucil, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi Ketua TP PKK tingkat kecamatan dan organisasi perangkat daerah sebagai upaya memperkuat kualitas kader pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Probolinggo.
Acara dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh Haris, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Probolinggo.
Sebanyak 140 peserta mengikuti jambore tersebut yang terdiri dari pengurus TP PKK kabupaten, Ketua TP PKK kecamatan serta kader TP PKK dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan diawali dengan senam bersama di area terbuka Bremi Eco Park yang berlangsung meriah dengan suasana pegunungan yang sejuk. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk mempererat kekompakan antar kader.
Selain itu, kegiatan juga diisi lomba cerdas cermat kader TP PKK kecamatan serta pelatihan public speaking bagi Ketua TP PKK tingkat kecamatan dengan narasumber Yusrina Zaharani.
Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh Haris mengatakan jambore kader menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas kader TP PKK di daerah.
“Kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan antar kader sekaligus menambah pengetahuan agar semakin siap menjalankan program-program PKK di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, kader TP PKK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga dan masyarakat, termasuk dalam mendukung percepatan penanganan stunting.
“Kader TP PKK adalah pilar penting dalam upaya mengatasi stunting di tingkat desa dan kecamatan. Karena itu mereka perlu dibekali kemampuan dan pemahaman yang memadai,” jelasnya.
Ia menambahkan pelatihan public speaking diberikan agar kader mampu menjadi penghubung komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Dengan kemampuan komunikasi yang baik, kader diharapkan dapat membantu menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara optimal,” katanya.
Ning Marisa juga menegaskan perempuan memiliki peran besar dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri dan sejahtera sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
“Tujuan akhirnya adalah mewujudkan perempuan yang berdaya sehingga mampu mendukung terciptanya keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera,” pungkasnya. (ren/zid)
