Mekah, Lensaupdate.com - Sebanyak 304 jamaah haji Kloter 02 SUB asal Kabupaten Probolinggo mengikuti rangkaian ibadah Tarwiyah sebagai bagian dari persiapan menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Minggu (24/5/2026).
Berdasarkan laporan pergerakan jamaah, pelaksanaan Tarwiyah dimulai pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS) secara taraddudi. Dari total jamaah yang mengikuti, tercatat 145 jamaah laki-laki dan 159 jamaah perempuan. Sementara sebanyak 76 jamaah memilih tetap berada di hotel karena mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kemampuan fisik masing-masing.
Plh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin mengatakan seluruh jamaah yang mengikuti Tarwiyah diminta tetap menjaga kesehatan mengingat kondisi cuaca di Tanah Suci cukup ekstrem menjelang puncak haji.
“Kami menghimbau bagi jamaah yang melaksanakan ibadah Tarwiyah tetap menjaga kesehatan mengingat cuaca yang sangat ekstrem. Jamaah juga harus waspada dan berhati-hati terhadap situasi dan kondisi terkini karena saat ini sudah memasuki rangkaian puncak ibadah haji pada 9 Dzulhijjah,” katanya, Senin (25/5/2026).
Menurut Ervin, kesiapan fisik menjadi faktor penting agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah Armuzna dengan lancar. Oleh karena itu, jamaah diminta mengatur aktivitas dengan baik, memperbanyak konsumsi air putih dan mengikuti arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci.
“Kesehatan jamaah harus benar-benar dijaga agar seluruh proses ibadah, khususnya saat Armuzna bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar,” jelasnya.
Selain menjaga kondisi tubuh, jamaah juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan. Petugas kloter bersama tenaga kesehatan terus melakukan pemantauan kondisi jamaah untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan tertib.
Ervin berharap seluruh jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh tahapan ibadah haji tahun 2026.
“Semoga seluruh jamaah haji dalam keadaan sehat walafiat, dapat melaksanakan puncak haji dengan lancar dan nantinya memperoleh predikat haji yang mabrur,” pungkasnya. (put/zid)
.jpeg)