Integrity Day Seri 2 Perkuat Budaya Antikorupsi Aparatur Kabupaten Probolinggo


Probolinggo, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Inspektorat Daerah bersama Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) kembali menggelar Integrity Day Seri 2 Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya integritas dan antikorupsi di lingkungan pemerintahan, Kamis (21/5/2026).

Pada pelaksanaan seri kedua ini, tim penyuluh mengunjungi tiga Perangkat Daerah yakni Dinas Perikanan (Diskan), Kecamatan Sumberasih dan Kecamatan Banyuanyar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Berbeda dengan sosialisasi formal pada umumnya, kegiatan dikemas lebih santai dan interaktif sehingga mendorong peserta lebih aktif berdiskusi. Meski berlangsung dalam suasana cair, materi yang disampaikan tetap fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dengan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025, mekanisme Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) hingga sistem perlindungan saksi dalam Whistleblowing System (WBS).

Selain penyampaian materi, panitia juga menerapkan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi penguatan integritas.

Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Inspektorat Daerah Kabupaten Probolinggo Teguh Prihantoro mengatakan Integrity Day menjadi langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang jujur dan bertanggung jawab di lingkungan pemerintahan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa penguatan integritas tidak harus dilakukan dalam suasana yang kaku dan formal. Dengan pendekatan santai, peserta justru lebih aktif berdiskusi dan berani menyampaikan pandangan,” ujarnya.

Menurut Teguh, tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin meningkatnya kepedulian aparatur terhadap pentingnya budaya antikorupsi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Respons peserta sangat positif. Banyak yang bertanya tentang SPI, gratifikasi hingga mekanisme WBS. Ini menandakan kesadaran aparatur terhadap budaya integritas semakin meningkat,” jelasnya.

Teguh berharap kegiatan Integrity Day tidak berhenti sebagai agenda sosialisasi semata, tetapi dapat dikembangkan secara mandiri oleh masing-masing Perangkat Daerah melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.

“Kami berharap setiap Perangkat Daerah nantinya bisa mengembangkan penguatan integritas melalui diskusi internal, kuis interaktif maupun kegiatan edukatif lainnya yang lebih menarik,” terangnya.

Melalui program Pariwara Antikorupsi 2026, Pemkab Probolinggo berkomitmen terus memperkuat budaya kerja yang transparan, bersih dan berintegritas di seluruh instansi pemerintahan. (mel/fas)