Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal usaha produktif bagi keluarga warga binaan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi nilai pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada warga binaan, tetapi juga keluarganya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi nilai pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada warga binaan. Gerobak angkringan ini kami harapkan dapat menjadi awal usaha produktif bagi keluarga warga binaan sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi,” katanya.
Menurut Galih, dukungan terhadap keluarga warga binaan menjadi bagian penting dalam memperkuat proses reintegrasi sosial setelah warga binaan menyelesaikan masa pembinaan.
Sementara Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan M. Yasin menambahkan bantuan tersebut diberikan agar keluarga warga binaan tetap memiliki semangat untuk produktif dan mandiri secara ekonomi.
“Kami ingin memastikan bahwa keluarga warga binaan juga mendapatkan perhatian. Dengan adanya bantuan gerobak angkringan ini, diharapkan mereka dapat memulai usaha yang bermanfaat dan berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kraksaan menegaskan komitmennya dalam mendukung reintegrasi sosial tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga keluarga sebagai bagian penting dalam proses pembinaan dan pemulihan sosial di tengah masyarakat. (nab/zid)
