Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo menggelar sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi pemerintah desa se-Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 325 operator desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi SRIKANDI versi 3, mulai pengelolaan surat masuk, surat keluar hingga sistem disposisi elektronik.
Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo bersama Dispersip Kabupaten Probolinggo.
Kepala Bidang Kearsipan Dispersip Kabupaten Probolinggo Yasin mengatakan penerapan aplikasi SRIKANDI merupakan bagian dari upaya mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018.
“Aplikasi SRIKANDI menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Menurut Yasin, melalui aplikasi tersebut pemerintah desa diharapkan mampu bertransformasi dari sistem administrasi manual menuju pelayanan berbasis digital.
“Melalui sosialisasi ini kami mengajak seluruh pemerintah desa untuk mulai meninggalkan pola kerja konvensional berbasis kertas menuju digitalisasi administrasi dan kearsipan,” katanya.
Ia menjelaskan penggunaan aplikasi SRIKANDI akan membantu mempercepat proses persuratan dan mempermudah komunikasi kedinasan antar instansi pemerintahan.
“Dengan sistem elektronik, pengelolaan arsip dan tata kelola persuratan desa akan menjadi lebih cepat, efisien dan tertata,” terangnya.
Dispersip Kabupaten Probolinggo berharap penerapan aplikasi SRIKANDI dapat meningkatkan kualitas layanan administrasi pemerintahan desa sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih responsif dan modern. (nab/zid)
.jpeg)