Teatrikal Banjaran Banger Hidupkan Sejarah, Harjakapro ke-280 Ditutup Meriah


Kraksaan, Lensaupdate.com - Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya di Alun-alun Kraksaan, Minggu (26/4/2026) malam. Penutupan ini ditandai dengan pementasan drama kolosal “Banjaran Banger: Asal Usul Probolinggo” yang berhasil menghidupkan kembali jejak sejarah daerah.

Drama kolosal tersebut diperankan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama jajaran Kepala OPD, camat hingga personel Satpol PP di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, jajaran Forkopimda serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Pementasan teatrikal ini mengangkat kisah perjalanan sejarah Probolinggo sejak era Kerajaan Majapahit, dimulai dari kedatangan Hayam Wuruk ke wilayah Banger hingga dinamika konflik kerajaan yang akhirnya melahirkan nama Probolinggo seperti yang dikenal saat ini.

Tidak hanya sarat nilai sejarah, penampilan ini juga diperkaya dengan unsur budaya lokal melalui kehadiran tokoh-tokoh masyarakat seperti pedagang tradisional yang memberikan sentuhan khas kehidupan rakyat tempo dulu.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan bahwa peringatan Harjakapro bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang daerah.

“Dari sejarah kita belajar bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun daerah. Tanpa kebersamaan, mustahil kita bisa mencapai kemajuan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat.

“Keamanan adalah hal utama. Ketika masyarakat merasa aman, maka aktivitas ekonomi dan kreativitas akan tumbuh dengan baik,” tegasnya.

Bupati Haris turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian Harjakapro ke-280, mulai dari panitia, komunitas, pelaku UMKM hingga para seniman lokal yang turut memeriahkan acara.

Di akhir acara, suasana semakin semarak dengan penampilan hiburan dari Nabila Putri Maharani serta Holili Kimy yang menghibur ribuan masyarakat yang memadati Alun-alun Kraksaan.

Dengan berakhirnya rangkaian Harjakapro ke-280, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal terus terjaga sebagai modal utama pembangunan Kabupaten Probolinggo ke depan. (nab/zid)